Rebutan Kursi BA 1 A
PASCA-Pilpres, pembicaraan beralih ke penguasa parlemen. Di DPRD Kota Padang, agaknya tidak sulit menilai, partai mana yang akan menempatkan kadernya sebagai ketua dewan. Karena, Partai Demokrat unggul jauh dengan 17 kursi, dibanding partai lainnya. Belakangan, persaingan internal kader partainya SBY itu mencuat ke permukaan.
Ketua DPC Demokrat Padang Drs H Muchlis Sani dan Sekretaris DPC Zulherman SPd MM, disebut-sebut bakal ‘bersaing’ memperebutkan posisi BA 2 A yang saat ini dikuasi Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hadison SSi Apt. Meski Demokrat diprediksi akan mudah menembus kursi orang nomor satu di parlemen itu, persaingan keduanya tidak akan mudah.
Seorang sumber koran ini yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan, kedua petinggi DPC Demokrat itu telah mulai menggalang kekuatan internal untuk mendapatkan posisi ketua. Keduanya (Muchlis dan Zulherman-red), dikabarkan juga telah mendapatkan dukungan dari 15 anggota dewan terpilih dari partai berlambang bintang mercy itu. Isu kader tua dan muda pun mengapung.
Sementara itu, Bendahara DPC Padang Erison BAc dan Wakil Ketua DPC Azwar Siry juga disebut-sebut memiliki peluang itu. Namun, saat ditemui di Sekretariat Tim Kampanye Daerah (Kamda) SBY-Boediono beberapa waktu lalu, Azwar Siry yang juga mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini mengelak kesempatan itu. “Saya biarlah jadi penasehat fraksi saja,” kata Azwar yang juga mengaku tidak tertarik, meski dengan jabatan ketua fraksi sekali pun.
Muchlis Muklis Sani tidak membantah, terbukanya peluang dirinya dengan Zulherman untuk mendapatkan posisi ketua dewan. Katena, yang berpeluang itu benar, ketua dan sekretaris. Namun, katanya, seluruhnya juga akan dilandaskan kepada kesepakatan partai. Di sisi lain, untuk mengamankan posisi ketua, sebutnya, Demokrat juga akan membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain. “Terutama partai pendukung saat mencalonkan SBY menjadi Presiden,” katanya.
Dalam minggu ini, ulas Muklis, Demokrat akan kembali menjajaki kemungkinan koalisi Pilpres itu menjadi koalisi permanen. Seperti PAN, PKS, PBB dan partai pendukung lainnya. Ketika ditanya apakah dirinya siap menjabat posisi ketua, Muchlis Sani dengan percaya diri mengaku siap untuk mengemban tugas strategis tersebut. “Tentu saja saya siap,” kata mantan Sekdako Padang ini.
Namun, di sisi lain, koalisi itu kemungkinan akan diterima dengan lapang dada oleh PKS dan PAN. Pasalnya, ketika Demokrat sudah mendapatkan kursi ketua, dua kursi wakil ketua akan jadi perebutan sengit. PKS yang hanya mendapatkan 6 kursi saja, kemungkinan akan mencalonkan Ketua DPD PKS Padang Budiman SAg Dt Malano Garang sebagai wakil ketua. Karena, tidak mungkin ‘menurunkan’ jabatan Hadison.
Sementara PAN bersama Partai Golkar yang saat ini menempatkan kadernya di posisi wakil ketua, hanya mendapatkan masing-masing 5 kursi. Hal itu membuat partai ini harus bekerja keras. Jika mengacu pada UU susunan kedudukan (Susduk) yang lama, 3 farksi terbesar akan dicalonkan untuk menempati posisi pimpinan parlemen tingkat kabupaten dan kota. Jika ingin ‘menang’ Golkar atau PAN harus berkoalisi.
Melihat peluang, Golkar memiliki kans yang lebih besar. Karena, Golkar masih memiliki pasangan koalisi Pilpres yang kemungkinan tidak berminat menjadi unsur pimpinan yaitu Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang punya 4 kursi. Jika Golkar dan Hanura bersatu, maka mereka telah memiliki 9 kursi yang mengamankan posisi wakil ketua. Ditambah lagi, kalau pasangan koalisi besar lainnya, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra bergabung. 4 kursi lagi akan bertambah.
Sementara, PAN yang hanya menempatkan Sekretaris DPD PAN Padang Masrul dengan trah tertinggi, kemungkinan akan sulit berkoalisi. Karena, yang tersisa hanyalah kursi PPP (3 kursi) dan PBB (2 kursi). Sepertinya, PAN harus merelakan kursi wakil ketua yang diduduki kadernya saat ini, H Masdi Ardi SSos.
Ketua DPD PKS Budiman mengatakan, semua anggota berkesempatan menduduki posisi ketua. Walaupun belum ada pembicaraan lebih lanjut, namun PKS ke depan katanya berkemungkinan akan berkoalisi. “Peluang untuk menduduki posisi ketua atau wakil ketua terbuka lebar, karena kader-kader PKS yang duduk banyak yang telah memiliki pengalaman. Seperti Ketua DPRD Padang saat ini Hadison dan Rahayu Purwanti,” terang Budiman yang masih malu-malu ketika disinggung target PKS di pimpinan dewan. (***)
Ditulis oleh reviandi
HAMPIR lima tahun menguasai Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPRD Kota Padang, membuat Ir Yultekhnil MM kian terasah di jalur politik. Saat ini, dia menjadi satu-satunya anggota DPRD Padang yang melaju mulus ke DPRD Sumbar dari 5 orang yang mencoba. Bahkan, dia juga digadang-gadangkan akan mendapatkan posisi ketua DPRD Sumbar 2009-2014.
Ditulis oleh reviandi
KECENDERUNGAN Kecenderungan cara pemutakhiran data pemilih, seperti yang diandalkan KPU dari tingkat pusat hingga ke kota, dinilai tak akan menyelesaikan masalah. Bagi pakar otonomi daerah Universitas Andalas (Unand) Dr Afrizal, seharusnya KPU mengadospi cara-cara yang dilakukan oleh perusahaan swasta untuk memuaskan konsumen. Bukan terpaku dengan cara birokrasi yang kaku.
Ditulis oleh reviandi
PUTUSAN bolak-balik KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai menemui ujian. Partai Persatuan Daerah (PPD) bersama 4 partai lain yang dicoret kembali, ancang-ancang melakukan perlawanan. Terutama PPD diprediksi kembali meraih kursi legislatif pada Pemilu 9 April.
APAKAH yang menjadi alasan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ir Johny Hallim Ja’far menggunakan zat psikotropika masih menjadi tanda tanya. ‘Kegagalan’ melaju ke Senayan mungkin bisa disebut sebagai salah satu ‘alternatif’ alasan. KPU memastikan, Johny bukan satu dari 4 ’senator’ yang lolos.
TAK ada gerak mau hujan hari itu. Kota Painan benar-benar bersahabat, saat motor saya melaju dengan kecepatan penuh. Mungkin, beberapa kali rem belakang harus bekerja secara tiba-tiba. Maklum, jalan-jalan utama ibu kota Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) itu masih berlubang di sana-sini.
Setelah menemukan lokasi parkir, seorang anak muda lainnya telah menunggu. Tak ada basa-basi, karena dia tidak akan mendapatkan penolakan parkir. Maklum, itu adalah tempat parkir satu-satunya di dalam lokasi itu. Saya harus mengeluarkan uang lagi. Rp 2000 untuk parkir sebuah sepeda motor apapun jenisnya dan berapapun lamanya.
Penjual minuman yang saya tanyai menyebutkan, pantai ini katanya memang indah daripada pantai-pantai lainnya di Sumbar. Saya percaya saja, karena saya belum pernah melihat pantai yang jauh dari sampah. Katanya, setiap saat tim kebersihan datang untuk menyingkirkan barang-barang tidak bermanfaat. Termasuk aksi-aksi tidak bermanfaat yang dapat memberburuk citra pantai.
MENCERMATI permainan cantik AC Milan di giornata ke – 20 kontra Bologna di Renato Dell Ara (markas Bologna) memang menarik. Tak ada keraguan, kalau tim yang masih dilatih Carlo Anceloti itu aKan menapak sukses lebih di kancah Eropa musim depan.



