PKS ‘Potong Burung’ 35 Anak SD Juni 30, 2008
Posted by reviandi in Berita, Politik, Sosial, Uncategorized.2 comments
SEBANYAK 35 bocah sekolah dasar (SD) tidak akan tenang melalui libur panjang di akhir tahun ajaran di RW 03 Kelurahan Andaleh, Kecamatan Padang Timur. Selama 3 hari paling cepat, anak-anak itu tidak lagi dapat bermain seperti biasa. Mereka tidak akan lepas dari sehelai kain sarung. Minggu (29/6), puluhan anak dari beberapa RT itu melakukan sunah nabi, berkhitan secara massal, pada acara bakti sosial yang digelar DPC PKS Padang Timur.
Beberapa warga yang ditemui di lokasi, di rumah Ketua DPD PKS Kota Padang, Budiman SAg Dt Malano Garang menyebutkan, acara itu sangat membantu mereka, saat biaya masuk sekolah di depan mata. Maklum, untuk biaya khitan itu, rata-rata orang tua akan mengeluarkan dana mencapai Rp 100 ribu untuk sekali ke dokter/puskesmas. Beruntung, hari itu mereka mendapatkannya secara cuma-cuma.
Pelajar Beli Kondom Juni 29, 2008
Posted by reviandi in Berita, Pendidikan, Sosial.3 comments
Rp 3 Ribu Cukup
DUA orang siswa yang kedapatan membawa kondom akhir pekan kemarin, sontak membuat Masyarakat Kota Padang tergetar. Alat kontrasepsi yang layak dipakai ayah ibu mereka itu, ternyata begitu mudahnya di dapat di kota ini. Bayangkan, untuk mendapatkan 3 buah kondom, hanya diperlukan Rp 3000 — suatu nominal yang jauh di bawah besaran uang saku mereka setiap hari.
Dari beberapa toko obat yang saya disigi, para penjaga toko mengaku sudah biasa ‘melayani’ pembeli yang diperkirakan masih berusia belasan, membeli kondom. “Biasanya, kebanyakan anak-anak SMA dan mahasiswa itu datang pada malam minggu, sehabis Maghrib,” ujar Dai — nama samaran, seorang penjaga toko obat di Tarandam Padang Timur.
Calon Independen Berkoalisi Juni 29, 2008
Posted by reviandi in Berita, Politik.add a comment
Sulitnya Mendapatkan Dukungan
SEMAKIN dekatnya batas waktu penyerahan dokumen dukungan calon perseorangan yang akan maju pada Pilkada Kota Padang, membuat para calon kian giat mengumpulkan dukungan. Sapa seperti ‘trik’ partai politik untuk mengumpulkan perolehan suara minimal 15 persen suara, calon perseorangan juga melakukan koalisi. Ini dilakukan oleh para kandidat yang masih berjuang sendiri.
Budayawan Rizal Tanjung yang jauh-jauh hari telah memulai perjalanan mengumpulkan dukungan dalam bentuk KTP, KTP Sementara (resi), Kartu Keluarga, Paspor atau surat keterangan domisili yang dikeluarkan keluarahan/kecamatan mengakui hal itu. Katanya, hingga 28 Juni, dia bersama tim suksesnya masih berkutat di angka 11.000 dukungan dari 27.000 dukungan minimal yang disyaratkan untuk Kota Padang.
Rumah Ketua DPRD Padang Rp 5 miliar Juni 28, 2008
Posted by reviandi in Berita, Politik, Sosial.add a comment
Gantikan Rumah di Belakang Kandang Ternak
RUMAH Dinas Ketua DPRD Kota Padang di belakang Kantor Dinas Peternakan Sumbar Jalan Rasuna Said, bakal segera ditinggalkan. Tidak lama lagi, ketua dewan yang sedang dijabat Hadison SSi APt itu, bakal pindah ke Jalan Kartini, persis di belakang Rumah Dinas Ketua DPRD Sumbar. Rumah mewah super wah itu, juga tidak jauh dari rumahnya Walikota Padang di Jalan A Yani.
Pada APBD 2008, pengadaan tanah dan rumah itu, telah dianggarkan Rp 5 miliar. Saat ini, kedua belah pihak — pemilik rumah dan Pemko Padang, masih melakukan tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan harga. Kepala Bagian Pertahanan Pemko Padang Fatyuddin SH mengatakan, pertengahan Juli, rumah itu sudah siap ditempati ketua DPRD, karena pemilik sudah menyiratkan Lampu Hijau.
Bagi Duit Ala DPRD Padang Juni 25, 2008
Posted by reviandi in Berita, Ekonomi, Politik.add a comment
Beralasan ingin menambah wasasan ilmu legislasi (kedewanan dan pemerintahan), 45 Anggota DPRD Kota Padang menghamburkan dana APBD lebih dari Rp 1,6 miliar pertahun. Dana itu digunakan untuk mengongkosi wakil rakyat itu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) ke berbagai daerah. Masing-masing anggota dewan yang tersebar dalam 6 fraksi itu, mendapat jatah 6 kali pertahun, di luar kunjungan kerja komisi, panitia anggaran dan panitia musyawarah.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Padang Drs Syafruddin Nur, Selasa (24/6) membenarkan, kepergian anggota legislatif yang terpilih pada Pemilu 2004 lalu. Hari itu tercatat, 7 orang anggota dewan juga sedang mengikuti pelatihan peningkatan SDM di Jakarta. Dia menyebutkan, kebijakan tersebut tidak hanya dilakukan oleh DPRD Kota Padang, melainkan juga seluruh DPRD se Indonesia. Katanya, kegiatan ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.
Spanyol Hempaskan Italia di Perempat Final IV Euro 2008 Juni 23, 2008
Posted by reviandi in Uncategorized.2 comments
Kisah Siti Nurbaya di Pilkada Juni 21, 2008
Posted by reviandi in Uncategorized.1 comment so far
Gusti Randa Sapa Warga Kota Padang dengan Roman Legenda
Sabtu pagi menjelang siang, pukul 09.20 WIB. Jembatan Siti Nurbaya seperti biasa, sepi. Satu dua kenderaan lewat. Tetapi tak lama setelah itu, hiruk pikuk muncul bersamaan dengan dengan kehadiran Dt Maringgih. Tak lama hadir seorang pemuda, Syamsul Bahri. Mereka tidak berperang—seperti di dalam cerita film. Tapi saling jabatan tangan dan satu bendi diarak sepanjang jalan Kota Padang.
Itulah sekelumit berita yang benar-benar ada. Tidak dalam cerita Roman Siti Nurbaya karya Marah Rusli. Peristiwa itu terjadi kemarin. Peristiwa langka bagi warga kota untuk seorang calon wali kota.
Gusti Randa, pemeran Syamsul Bahri dalam Roman Siti Nurbaya bersama HIM Damsyik tampak akrab menyapa warga. HIM Damsyik tampak sangat lekat di tengah masyarakat, ia disapa langsung dari dekat dan dari jauh. Dari atas roda dua dan roda empat. “Datuk Maringgih… hai… datuk maringgih!…” begitu teriak mereka.
Semen Padang Mau Tutup Juni 18, 2008
Posted by reviandi in Berita, Ekonomi.add a comment
CADANGAN semen yang kian menipis, terpaksa membuat Manajemen PT Semen Padang lebih memutar otak. Lahan (larangan) seluas 412 Ha kembali dibidik untuk digolkan sebagai pasokan semen Pabrik Indaruang VI. Bahkan, kalau masih mempertahankan batu kapur saat ini, PT SP hanya mampu bertahan hingga 10 tahun saja. Kalau sukses mendapatkan hak guna lahan pada hutan lindung itu, nafas PT SP bakal bertambah 70 tahun lagi.
“Sebenarnya, tidak seluruh lahan 412 Ha itu yang dikatakan sebagai hutan lindung, tapi cuma 270 Ha saja. Sampai saat ini, kita masih mengusahakan, bagaimana mengelola lahan ini menjadi lahan produksi. Ini menjadi top priority (skala prioritas) kita,” kata Sekretaris PT SP PT SP Benny Wendri, Selasa (17/6) saat menerima Kunjungan Kerja Anggota DPRD Padang Daerah Pemilihan (Dapil) V Kecamatan Lubuak Kilangan dan Lubuak Bagaluang.
Ketika Ujian Nasional Berlalu Juni 14, 2008
Posted by reviandi in Berita, Pendidikan.add a comment
BARU menginjak waktu makan siang, saya yang sudah gusar menunggu hasil UN, tiba-tiba mendapatkan telepon — maksudnya HP saya bergetar. Adik saya dari kampung menelepon, tidak biasanya saya ragu mengangkatnya. Sepanjang malam, saya memikirkan, apakah dia lulus UN ‘yang menakutkan’ itu atau tidak. Kenyataannya?
“Ki Lulus da!” dia bicara dengan nada tertawa yang melebar-maksudnya terus girang. “Alhamdulillah,” kataku mencoba menenangkan hati yang sejak kemarin ragu itu. Satu hentakan katanya membuatku tidak aneh, katanya 4 orang tidak lulus, termasuk Sang Juara I di sekolah itu. Hmmmm..
Ujian nasional, memang memberikan makna berbeda bagi siswa-siswa sekarang, tepatnya kelas III SMA dan SMP. Dulu — sewaktu saya masih kelas III sekitar tahun 2001, tidak pernah terfikirkan untuk tidak lulus. Seolah, saya telah duduk di bangku kuliah. Tidak ada keraguan, karena benar-benar yaki akan menaklukkan ujian itu. Lagipula, guru-guru menyatakan, kalau tidak ada siswa yang tidak lulus.
Sekarang, dia sudah lulus dan akan mencoba perjuangan selanjutnya, menadapatkan satu jatah kursi di perguruan tinggi. Wah, apa dia siap, terus berjuang dan berjuang, hanya untuk bersekolah? Tidak hanya adi saya saja, ribuan atau bahkan ratusan ribu sampai jutaan siswa akan berjuang untuk hal yang sama. Sudahlah, selamat adikkuuuuuuuu……
Polisi Harus Kawal Hasil UN Juni 14, 2008
Posted by reviandi in Berita, Pendidikan.add a comment
KOMISI D DPRD Kota Padang mengimbau semua pihak untuk mengantisipasi tindakan anarkis siswa yang menerima hasil ujian nasional (UN) hari ini. Mulai dari aksi coret-coret baju bagi yang lulus, hingga meluapkan aksi kekecewaan dengan brutal ke sekolah, perlu dihindari. Untuk itu pihak sekolah harus siaga penuh.
“Tidak hanya sekolah saja, orang tua juga diminta untuk mewanti-wanti anaknya untuk tidak berlaku anarkis. Sebaiknya, mereka diminta mengalihkan kegiatan kepada hal-hal yang lebih positif,” ujar Ketua Komisi D Sahbuddin BSW, Jumat (13/6) di gedung dewan. Komisi ini juga menggaungi bidang pendidikan.
Katanya, aksi coret-coretan itu sudah menjadi pemandangan biasa bahkan budaya tahunan di sekolah-sekolah dan di jalanan. Namun, kegiatan itu sangat rawan sebagai sarana memicu aksi tawuran dan kriminal lainnya. Pihak kepolisian diminta untuk siaga di setiap sekolah-sekolah tingkat SMA.





