40 Ribu Ton Cangkang Sawit Bikin Warga Diserbu Kumbang

April 30, 2008

Cangkang SawitMasyarakat di belasan rumah di RT 5 RW VI Parak Laweh Lubuak Bagaluang, terancam wabah penyakit. Sebuah perusahaan pengekspor cangkang sawit, tidak mempedulikan lingkungan mereka. Sebanyak 40 ribu ton cangkang sisa tersebut, hanya ditumpuk di dekat pemukiman, sejak 2 tahun lalu. Akibatnya, daerah di jalan By Pass itu, disesaki oleh kumbang sawit atau karuak-karuak, air kotor dan bau busuk. Parahnya, perusahaan itu tidak memiliki SITU, UKL UPL dan izin gangguan (HO).

Tidak hanya itu, sisa cangkang atau tempurung sawit yang masih mengandung minyak itu, juga memudahkan terjadinya kebakaran. Seorang petani Rosma (60) mengaku, sejak adanya gudang cangkang sawit itu, sawahnya tidak lagi dapat diandalkan. 2 herktar sawahnya, telah tercemar oleh minyak sawit yang merambat ke sawahnya. Panen terakhir, dia hampir saja gagal total dengan hanya menyisakan 20 persen saja dari panen biasa.

Warga pemukiman, juga merasakan hal yang sama. Pasangan Nimahuruk (60) dan Elina (52), mengaku, setiap malam mereka sangat terganggu dengan masuknya karuak-karuak ke rumah mereka. Bahkan, tidak jarang, mereka sulit tidur karena telinga dan hidung disesaki oleh kumbang berpenyakit itu. Sumur mereka juga tidak lepas dari kerusakan.

Baca entri selengkapnya »