CERITA ini saya mulai…….
KEMARIN sengaja hanya menulis judulnya saja dan melihat respon ‘kawan dan lawan’. Ada yang nyumpahin! Baguslah. Sudah lama tidak ada yang ‘berani’ nyumpahin saya.
Layar merah dengan angka 0866 dan 0666 itu benar-benar menghantui di sini — di Kota Padang, tempat saya mengekang semua yang tersendat. Tapi jangan salah, tidak orang-orang bodoh saja lho yang takut dan menjadi paranoid.
Beberapa nomor telepon masuk….. saya mengangkatnya. Saya fikir ada orang yang mau diliput (saya wartawan). Ah tahunya, orang yang bertanya, ”Apa berita layar merah itu benar?”. Tentu saja saya agak berang dan tidak enak hati. Masak ada pejabat yang nelpon untuk tanyakan itu.
Ditulis oleh reviandi 



