Hasil UN SMP 5 Padang Cacat

201 Siswa Terancam Tidak Dapat Melanjutkan Sekolah

Ijazah Salahoke201 Siswa SMP 5 Padang terancam tidak dapat melanjutkan ke sekolah tingkat selanjutnya, baik SMA, MA ataupun SMK. Masalahnya, seluruh ijazah atau surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) mereka cacat — lebih tepatnya tidak dapat digunakan. Ada sekolah ganda tertulis pada ijazah. Selain bertuliskan SMP 5, dalam lembaran penting itu juga dituliskan sekolah sebagai Madrasah Tsanawiyah Negeri 5.

Sebuah ijazah yang sempat saya lihat, saat seorang wali murid mendatangi Komisi D DPRD Kota Padang, memang terlihat berbeda. Ada dua sekolah yang berbeda tertera di selembar surat itu. Bahkan, kepala SMP 5 Drs Ali Munir juga tidak cermat. Setelah keliru menandatangi ijazah yang tidak seharusnya diberikan kepada siswanya, dia juga membubuhkan tandatangan pda foto kopi legalisir ijazah tersebut.


Kejanggalan lain juga terlihat pada pada keterangan tentang sekolah yang bertuliskan Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Padang, sedangkan pada keterangan siswanya disebutkan SMP 5 Padang. “Kenapa ini dimain-mainkan oleh Dinas Pendidikan. Apa mereka tidak melihat, lambang Burung Garuda yang berada di atas lembaran ini,” geram orang tua siswa yang tidak ingin namanya disebutkan.

Ketua Komisi D Sahbuddin BSW sangat kaget setelah melihat dengan cermat lembaran ijazah itu. Tidak lama, dia langsung melakukan percakapan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Drs H Nur Amin MPd. Nur Amin tidak mau menjawab banyak. Dia menyarankan Sahbuddin bertanya langsung kepada kepala SMP 5 melalui ponselnya. “Tapi ini tetap menjadi catatan kita,” kata Politisi PBB ini.

Sahbuddin meminta kepala seklah agar lebih teliti lagi dalam menandatangani sesuatu apalagi ini masalah kelulusan siswa. Sebab hal ini akan menimbulkan kebingungan di kalangan siswa dan orang tua. “Komisi D DPRD Padang akan mencoba menindaklanjuti kesalahan ini dengan memanggil Dinas Pendidikan dan Kepsek bersangkutan,” lanjut Sahbuddin, Wakil Ketua Fraksi Bintang Persatuan Indonesia (F-BPI).

Kepala SMP 5 yang dihubungi Syahboeddin yang langsung didengarkan wali murid dan beberapa wartawan, mengakui terjadi kekeliruan dalam pemberian surat keterangan tanda lulus UN tersebut. Menurut dia kekeliruan itu memang terjadi dari dinas pendidikan Sumbar dalam mengirimkan blanko tanda lulus itu.

“Kami segera memperbaiki kesalahan itu dan SKHUN itu sudah bisa diambil mulai besok (Rabu-red). Saya menjamin kekeliruan ini tidak akan akan mempengaruhi proses PSB, karna ijazah pengganti akan segera kita berikan,” tukas Ali Unir dari balik telepon.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Drs Burhasman Bur juga belum mengetahui tentang kasus ini. Dia menyayangkan kepala sekolah tidak teliti sebelum membubuhkan tandatangan di atas ijazah. “Seharusnya sekolah yang bersangkutan mengklarifikasi dulu kesalahan itu jangan main isi dan tanda tangan saja,” ujar Burhasman yang akan menindaklanjuti kasus ini lebih dalam.(***)

Tags:
About these ads
  1. aq mau nanya…
    tahun ini aq ini mau ikut UN SMA, tapi harus mengumpulkan SKHUN smp sedangkan SKHUN smpku ntah kemana aq tidak menemukannya…
    aq mau nanya solusi apa yang harus aq lakukan…
    kirimin ke emailku(demon_fungus@plasa.com) yach secepatnya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 864 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: