Bank Nagari Cabang Bandung Mulai Tuai Laba

BANDUNG, METRO
Bank Nagari Cabang Jakarta berlari mengejar aset Rp1 triliun, sementara di Jawa Barat, Bank Nagari Cabang Bandung baru menuai sedikit senyum. Cabang kedua — setelah ibu kota itu, mulai menuai keuntungan pada 2009, setelah dibuka 5 Desember 2007 lalu.

Kepala Bank Nagari Cabang Bandung, Widya Lestari menyebutkan, saat beroperasi satu tahun pertama, tercatat pada 2008 cabang yang dipimpinnya mengalami kerugian mencapai Rp3,8 miliar. Namun saat ini, mereka sudah mampu membukukan laba sebesar Rp708 juta di tengah persaingan 2.801 kantor perbankan di Jawa Barat.

“Kami menargetkan, pada penutupan tahun 2010 ini, Bank Nagari Cabang Bandung mampu mendapatkan laba hingga Rp1 miliar. Melihat perkembangannya, pada Mei 2010 kita masih memiliki laba di posisi Rp500 juta, jadi tidak mustahil untuk mendapatkan target yang dibebankan pusat,” kata Widya di kantornya Jalan Lengkong Besar 49 A, Bandung, Jawa Barat.

Saat bersilahturahmi dengan forum wartawan Bank Nagari, Widya membeberkan, dengan pegawai 17 orang, cabang yang dipimpinnya mampu terus eksis dan bersaing di dunia perbankan Bandung. Bahkan, Widya berani menyebut, kredit yang disalurkan oleh cabang Bandung, tidak ada yang mengalami kemacetan, alias lancar.

“Kami memang sangat sensitif terhadap kemacetan kredit. Karena, aset yang ada masih kecil, yaitu Rp169,890 miliar, pada Juni 2010. Karena itu, kami benar-benar menyeleksi, setiap debitur (peminjam) Bahkan, mereka yang mengikuti program kredit, harus benar-benar orang yang dikenal, dan dikenalkan oleh debitur lancar sebelumnya,” tegas Widya.

Disinggung soal perjalanan aset cabang Bandung, Widya tak enggan untuk buka-bukaan. Pada 2008, cabang Bandung hanya memiliki aset 38,419 miliar saja. Angka itulah yang menjadi lompatan awal, untuk terus eksis. Dalam perjalanan, aset tersebut meningkat Rp109,549 miliar (akhir 2009), Rp 119,502 miliar (Mei 2010). “Targetnya, akhir 2010 ini, aset mencapai Rp190 miliar,” sebut Widya.

Untuk tetap esksis, Bank Nagari Cabang Bandung telah memiliki jaringan yang baik. Mereka telah mampu menjadi “pemain” dalam perkreditan di Pasar Baru, Kota Bandung, dan mulai melirik dan dilirik corporate (perusahaan) lokal dan nasional di daerah itu. “Upaya ini dilakukan dengan terus melakukan pendekatan, sejak dari pegawai hingga kepala cabang,” sebut perempuan awet muda ini.

Beberapa perusahaan yang telah mulai dirangkul, sebut Widya, adalah PT Telkom, Pindat, TPPN, PT Pos, dan dana pensiun berbagai perusahaan lainnya. “Saat ini kami juga tengah menjalin komunikasi dengan Universitas Padjajaran (Unpad), untuk memasilitasi mahasiswa Sumbar yang belajar di sana. Ini mungkin mirip dengan kerja sama dengan UNP dan Unand di Kantor Pusat,” sebut Widya. (rvi)

    • mieko
    • Januari 29th, 2012

    Saya Sangat tertarik bergabung di BPD bank Nagari, karena saya putra daerah Padang, yang saat ini tinggal dan bekerja di Tangerang. Besar harapan saya untuk berkarir di Bank Nagari Cabang badung.
    Saat ini saya bekerja di PT Bank Pundi Indonesia sebagai Account Officer. Dan saya yakin bisa memberikan keuntungan kepada Bank Nagari Cabang Bandung.

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.