<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Berganti Hari</title>
	<atom:link href="http://reviandi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://reviandi.wordpress.com</link>
	<description>Tidak Semuanya Butuh Penjelasan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 02:22:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='reviandi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Berganti Hari</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://reviandi.wordpress.com/osd.xml" title="Berganti Hari" />
	<atom:link rel='hub' href='http://reviandi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ranjau Sawit Ancam Pengendara By Pass Padang</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/ranjau-sawit-ancam-pengendara-by-pass-padang/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/ranjau-sawit-ancam-pengendara-by-pass-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 02:22:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/ranjau-sawit-ancam-pengendara-by-pass-padang/</guid>
		<description><![CDATA[*By Pass Lubeg-Telukbayur Hancur Selain jalan yang rusak parah, jalur By Pass Lubukbegalung-Telukbayur juga mendapatkan “penyakit” baru. Pengendara roda dua, empat, hingga 10 yang biasa melintas, dipaksa ekstra hati-hati melaju. Ranjau cangkang sawit, siap menebar ancaman, dan telah sering makan korban. Pantauan Koran ini kemarin, cangkang sawit berserakan di beberapa titik, jalan yang tengah dalam <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=589&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://reviandi.files.wordpress.com/2012/01/jalan-by-pass-lubeg-telukbayur-selain-rusak-juga-dipenuhi-cangkang-sawit-yang-berserakan-3.jpg"><img class="size-full wp-image" src="http://reviandi.files.wordpress.com/2012/01/jalan-by-pass-lubeg-telukbayur-selain-rusak-juga-dipenuhi-cangkang-sawit-yang-berserakan-3.jpg?w=1014" alt="Gambar" /></a>*By Pass Lubeg-Telukbayur Hancur</p>
<p>Selain jalan yang rusak parah, jalur By Pass Lubukbegalung-Telukbayur juga mendapatkan “penyakit” baru. Pengendara roda dua, empat, hingga 10 yang biasa melintas, dipaksa ekstra hati-hati melaju. Ranjau cangkang sawit, siap menebar ancaman, dan telah sering makan korban.</p>
<p>Pantauan Koran ini kemarin, cangkang sawit berserakan di beberapa titik, jalan yang tengah dalam masa perbaikan. Laju roda dua bisa tidak stabil pada jalan yang menjadi jalur utama menuju pelabuhan yang dipenuhi gudang dan <em>stockpile</em> (penumpukan) cangkang sawit dan batubara itu.</p>
<p>Daniel (45), warga Telukbayur yang melintas mengeluhkan, jalan yang tidak kunjung membaik di sana. Dia mengaku kadang harus memutar jauh ke Kotobaru, Lubeg, kalau tengah membawa anggota keluarga. Pasalnya, risiko berkendara di By Pass Lubeg begitu besar. “Kalau saya jalan sendiri tiap hari kerja, ya terpaksa hati-hati,” kata karyawan distributor semen ini.</p>
<p>Sementara Angko (55), warga Pampangan, Lubeg mengaku sudah malas melintas di jalur By Pass, karena parahnya kondisi jalan. “Belum lagi jalan rusak, debu, padat truk, sekarang juga ada cangkang sawit yang berserakan di sana-sini. Lebih baik saya lewat jalan mancik (kecil) saja,” katanya.<span id="more-589"></span></p>
<p>Pengendara sepeda motor, Jani (30), yang kebetulan di lokasi, kemarin menyebutkan, seharusnya pengangkut cangkang sawit harus hati-hati, dan benar-benar menjaga barang bawaannya. Jangan dibiarkan berserakan di jalan begitu saja. “Saya lihat, banyak berserakan saat truk berbeluk, keluar atau masuk penampungan (<em>stockpile</em>),” katanya.</p>
<p>Lurah Pampangan, Syafril enggan berkomentar banyak terkait persoalan ini. Menurutnya, seharusnya pemilik perusahaan harus lebih hati-hati dalam distribusi cangkang sawit ini. “Saya tak mau banyak bicara, mungkin ada dinas yang lebih teknis bisa bersikap,” katanya.</p>
<p>Kepala Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Padang, Indang Dewata mengaku kaget dengan adanya temuan cangkang sawit berserakan itu. Padahal, Bapedalda akhir tahun lalu baru saja melakukan penutupan <em>stockpile </em>cangkang sawit yang diketahui tidak memiliki izin.</p>
<p>“Ini tak bisa dibiarkan, kalau aktivitas distribusi cangkang sawit sudah mengganggu jalur transportasi. Besok (hari ini), saya akan turunkan tim untuk melakukan pengecekan. Kami akan cari tahu, perusahaan mana yang teledor itu. Mereka bisa disanksi,” kata Indang Dewata.</p>
<p>Indang menyebut, Bapedalda sudah memberikan peringatan kepada sejumlah perusahaan yang mengelola <em>stockpile, </em>baik batubara atau cangkang sawit. “Kami hanya melihatnya dari sudut lingkungan, bisa UKL-UPL, atau AMDAL. Kalau soal izin lain, ada SKPD terkait yang mengurusnya,” katanya.</p>
<p>Indang menyebut, dia telah mengirimkan surat permohonan kepada Wali Kota Padang, Fauzi Bahar untuk membuat surat permintaan kepada seluruh SKPD yang terkait dengan perizinan, agar lebih selektif memberikan izin. “Seperti, penerbitan SITU, dan izin usaha lainnya, harus benar-benar dilihat ke lapangan, sebelum dikeluarkan,” katanya. <strong>(rvi)<!--more--></strong></p>
<p> </p>
<br />Filed under: <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/589/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=589&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/ranjau-sawit-ancam-pengendara-by-pass-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://reviandi.files.wordpress.com/2012/01/jalan-by-pass-lubeg-telukbayur-selain-rusak-juga-dipenuhi-cangkang-sawit-yang-berserakan-3.jpg?w=1014" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bank Nagari-Bernas Jelang HUT Emas</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/bank-nagari-bernas-jelang-hut-emas/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/bank-nagari-bernas-jelang-hut-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 02:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/bank-nagari-bernas-jelang-hut-emas/</guid>
		<description><![CDATA[12 Maret 2012, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar, atau Bank Nagari genap berusia 50 tahun. Jelang hari ulang tahun (HUT) emas itu, pada tahun 2011 beragam prestasi telah ditorehkan, dan pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Bermacam perhargaan didapat, bukti pengakuan tingkat nasional, akan bernasnya Bank Nagari. Menutup tahun 2011 lalu, setidaknya, tidak ada cacat yang <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=581&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>12 Maret 2012, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar, atau Bank Nagari genap berusia 50 tahun. Jelang hari ulang tahun (HUT) emas itu, pada tahun 2011 beragam prestasi telah ditorehkan, dan pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Bermacam perhargaan didapat, bukti pengakuan tingkat nasional, akan bernasnya Bank Nagari.</p>
<p>Menutup tahun 2011 lalu, setidaknya, tidak ada cacat yang terjadi di laporan keuangan perbankan milik masyarakat Sumbar ini. Selain itu, Bank Nagari tidak lupa membagi kebahagiaan dengan menyalurkan sebagaian keuntungan langsung kepada masyarakat, dalam bentuk santunan dan beasiswa pendidikan mencapai Rp2,6 miliar.</p>
<p>“Sebagai bank milik masyarakat dan pemerintah Sumbar, kami akan terus menggerakkan ekonomi masyarakat, dan membantu segala keperluan masyarakat, dalam bentuk CSR (<em>corporat social responsibility</em>). Karena, itulah tujuan utama bank ini didirikan 50 tahun silam,” sebut Direktur Utama Bank Nagari, Suryadi Asmi, dalam keterangan persnya untuk ekspose kinerja 2011.</p>
<p>Satu hal yang membanggakan jelang HUT emas itu adalah, terjadinya pertumbuhan penyaluran kredit atau pinjaman ke masyarakat mencapai 29,46 persen. Artinya, Bank Nagari telah benar-benar mampu memberikan jaminan permodalan bagi masyarakat Sumbar, untuk mengembangkan usaha – menggerakkan ekonomi.</p>
<p><span id="more-581"></span></p>
<p>Suryadi Asmi menyebutkan, sepanjang 2010, kredit yang disalurkan hanya Rp7,116 triliun. Namun pada tahun lalu sudah mencapai Rp9,212 triliun. “Capaian ini jauh melampaui target kita, Rp8,804 triliun atau tercapai 104,64 persen. Semoga di tahun ini (2012), kita akan terus tumbuh,” sebut Suryadi.</p>
<p>Bicara aset, Suryadi menyebutkan, per 31 Desember 2011 mencapai Rp12,967 triliun. Melampaui target 2011 yang hanya Rp12,587 triliun, atau tercapai 103,2 persen. Dibandingkan 2010, aset tersebut mengalami peningkatan mencapai 25,81 persen, karena sebelumnya hanya berada pada angka Rp10,307 triliun.</p>
<p>“Tahun lalu memang tahun yang baik bagi Bank Nagari, bahkan sukses mencapai target yang direncanakan dan dibebankan. Sepanjang 2011 lalu, kita berhasil mencatatkan laba sebesar Rp246 miliar,” kata Suryadi didampingi Direktur Pemasaran Indra Wediana, Direktur Umum Syamsir Alam, Direktur Kepatuhan Syaiful Bahri, dan Humas Bank Nagari, Idrianis.</p>
<p>Disinggung mengenai dana pihak ketiga (DPK), Suryadi menyebutkan, terjadi kenaikan mencapai 19,19 persen dari tahun sebelumnya. Bank Nagari mencatat, DPK 2011 sebesar Rp10,047 triliun, lebih dari target Rp9,996 triliun, atau capaian 100,52 persen. Sementara tahun 2010, DPK hanya Rp8,429 persen.</p>
<p>Jika dirinci, DPK dari segi giro mencapai angka Rp2,407 triliun, jauh melampaui angka 2010 yang hanya Rp1,927 triliun. Namun, dari segi target 2011 yang dibebankan Rp2,706, capaian hanya 88,94 persen. Berbeda, hasil melampaui target terjadi pda tabungan dan deposito Bank Nagari.</p>
<p>Khusus tabungan, mampu mecapai target 104,5 persen dengan angka Rp2,787 triliun dari target Rp2,667 triliun 2011. Angka itu jauh bertumbuh dibandingkan 2010 yang hanya Rp2,510 triliun, atau terjadi pertumbuhan sebesar 11.04 persen.</p>
<p>Sementara untuk nilai deposito yang ditanamkan pihak ketiga mencapai Rp4,851 triliun, atau melampaui target 2011 yang hanya Rp4,620 triliun atau tercapai 105 persen. “Angka ini jauh lebih tinggi dari 2010 yang hanya Rp4,620 triliun, atau terjadi pertumbuhan deposito Bank Nagari mencapai 21,56 persen,” sebut Indra Wediana.</p>
<p><strong>Peduli</strong></p>
<p>Kata Suryadi, sepanjang 2011 lalu, beragam bantuan pendidikan telah diberikan, seperti beasiswa melalui provinsi, kabupaten dan kota senilai Rp2,5 miliar atau Rp130 juta perdaerah. Juga menyalurkan beasiswa untuk mahasiswa Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP), STIKES Dharmasraya, bantuan pendidikan kurang mampu, dan bantuan program sekolah bekerja sama dengan PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat).</p>
<p>“Bantuan sosial yang diberikan berupa pembangunan rumah bersama TNI Manunggal membangun desa di beberapa daerah, melakukan pengecatan Jam Gadang di Bukittingi, memberikan bantuan untuk panti asuhan dan anak yatim, serta bantuan untuk RSUD Solok Selatan,” kata Suryadi.</p>
<p>Di bidang keagamaan juga diberikan bantuan untuk masjid dan mushalla, serta membantu peringatan hari besar agam Islam di berbagai daerah. Saat bencana alam datang, Bank Nagari juga tampil memberikan untuk korban banjir bandang di Pesisir Selatan, dan korban banjir di Pasaman Barat.</p>
<p>“Tak lupa, peran Bank Nagari melakukan pembinaan perbankan. Seperti memberikan mesin hitung dan kendaraan untuk Badan Layanan Usaha (BLU) Unand, membuat satu mini bank di Universitas Bung Hatta (UBH), memberikan 6 unit computer kepada DPKD Sumbar, pengecatan gapura di Simpangempat Pasbar, lima komputer untuk STIQ, 1 mobil operasioal pada M Djamil,” katanya.</p>
<p><strong>Terima Reward</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sepanjang 2011, Bank Nagari menorehkan beragam penghargaan di tingkat lokal dan nasional. Bahkan, Bank Nagari mulai disebut-sebut sebagai BPD nomor satu di Indonesia, apalagi dalam kinerja membina koperasi dengan menggondol penghargaan, sebagai Bank Daerah Penggerak Kewirausahaan Terbaik juga diberikan Menteri Negara Koperasi dan UMKM, Dr Sjarifuddin Hasan, MM, MBA, 2 Januari lalu.</p>
<p>Di akhir Januari 2011, kembali Bank Nagari bersama Gubernur Sumbar</p>
<p>Irwan Prayitno terpilih menjadi pemenang penghargaan BUMD dan CEO BUMD Award yang diselenggarakan oleh Majalah Bussiness Review di Ballroom Le Meredien Hotel Jakarta.</p>
<p>Dari sisi syariah, pengakuan juga datang dari KARIM Bussines Consulting yang memberikan predikat terbaik pada ajang Islamic Finance Award &amp; Cup 2011 (IFAC 2011) di Jakarta pada Bank Nagari. Tak tanggung-tanggung, Bank Nagari menyisihkan seluruh BPD di Indonesia dengan memborong 5 penghargaan pada November 2011. <strong>(reviandi)<!--more--></strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/581/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=581&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2012/01/22/bank-nagari-bernas-jelang-hut-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arsenal telah Menang</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2011/04/23/arsenal-telah-menang/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2011/04/23/arsenal-telah-menang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 14:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[MESKI disebut tak memenangkan gelar apapun sejak 2005, tapi permainan Arsenal terus membuat kesan yang mendalam. Paling tidak, tak ada kata bosan untuk menikmati setiap pertunjukan Arsenal di seluruh kompetisi yang diikuti. Permainan cantik dengan sentuhan-sentuhan pendek, hanya akan tertandingi oleh Barcelona di Liga Spanyol. Masih ingat, bagaimana Arshavin membungkam Barcelona di leg pertama penyisihan <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=556&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MESKI disebut <a href="http://reviandi.files.wordpress.com/2011/04/arsenal1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-558" title="arsenal" src="http://reviandi.files.wordpress.com/2011/04/arsenal1.jpg?w=510" alt=""   /></a>tak memenangkan gelar apapun sejak 2005, tapi permainan Arsenal terus membuat kesan yang mendalam. Paling tidak, tak ada kata bosan untuk menikmati setiap pertunjukan Arsenal di seluruh kompetisi yang diikuti. Permainan cantik dengan sentuhan-sentuhan pendek, hanya akan tertandingi oleh Barcelona di Liga Spanyol.</p>
<p>Masih ingat, bagaimana Arshavin membungkam Barcelona di leg pertama penyisihan pertama UEFA Champion League (UCL). Bagaimana van Persie dengan cantiknya menipu Valdes. Tapi, peruntungan memang masih belum bersama The Gunners. Kalah di Catalan harus memupus harapan. Harapan yang sepekan sebelumnya juga pupus di Piala Carling di tangan Birmingham City. Namun, saat jumpa Man United di Old Trafford di FA Cup, The Young Guns juga harus gigit jari. Dua gol tanpa balas, menghapus mimpi lain.</p>
<p>Sekarang, gelar Liga Premier juga makin menjauh. Realistis, Prof Wenger hanya mengejar satu posisi UCL musim depan. Tentunya, dengan skuad yang jauh lebih matang daripada sekarang. Skuad yang sama, namun penuh pengalaman, untuk membungkam lawan-lawannya. Skuad yang tidak lagi harus kehilangan angka di menit-menit akhir pertarungan. Bravo Gunners, saya yakin itu.</p>
<p>Sebagai seorang pecinta Arsenal sejak SMP, saya masih ingat bagaimana Bergkamp, dan Henry menjadi raja di raja di Inggris. Dua masa yang sedikit berbeda, namun memiliki misi dan kekuatan  yang sama. Jika keduanya dibandingkan dengan van Persie dan Nasri, sepertinya dua jagoan muda lebih baik. Mungkin, percaya diri mereka yang masih kurang. Soal mental juara, Arsenal adalah juara sejati. Juara yang menunggu mahkota terbaik. Musim depan, adalah segalanya. (*)</p>
<br />Filed under: <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/olahraga/'>Olahraga</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/556/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=556&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2011/04/23/arsenal-telah-menang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://reviandi.files.wordpress.com/2011/04/arsenal1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">arsenal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aset Bank Nagari Capai Rp11 Triliun</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2011/03/31/aset-bank-nagari-capai-rp11-triliun/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2011/03/31/aset-bank-nagari-capai-rp11-triliun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 13:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/?p=550</guid>
		<description><![CDATA[MENUTUP Maret 2011, PT Bank Pembangunan Darah (BPD) Sumbar, atau Bank Nagari telah mencatatkan aset senilai Rp11 triliun. Angka meningkat dari akhir tahun 2010 lalu, Rp10,3 triliun. Target untuk mencapai aset Rp12 triliun sudah di depan mata. Direktur Utama Bank Nagari, Suryadi Asmi bahkan menyebutkan, 2025 mendatang, bank milik pemerintah Sumbar ini akan beraset Rp25 <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=550&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MENUTUP Maret 2011, PT Bank Pembangunan Darah (BPD) Sumbar, atau Bank Nagari telah mencatatkan aset senilai Rp11 triliun. Angka meningkat dari akhir tahun 2010 lalu, Rp10,3 triliun. Target untuk mencapai aset Rp12 triliun sudah di depan mata.</p>
<p>Direktur Utama Bank Nagari, Suryadi Asmi bahkan menyebutkan, 2025 mendatang, bank milik pemerintah Sumbar ini akan beraset Rp25 triliun. “Asumsinya, tiap tiga bulan kita bertumbuh Rp500 juta, maka target itu akan tercapai,” sebut Suryadi, Kamis (31/3) saat berbincang dengan wartawan.</p>
<p>Katanya, selama 2010 lalu, aset Bank Nagari bertumbuh sebesar 26,4 persen dengan total nilai Rp10,3 triliun, sementara aset 2009 berjumlah Rp8,195 triliun. Angka tersebut telah melebihi target sebesar 102,83 persen yang dibuat di awal tahun yaitu sebesar Rp10,075 triliun.</p>
<p>Suryadi menyebutkan, dengan meningkatnya aset bank, secara tidak langsung akan meningkatkan nilai kredit kepada masyarakat. Dia menyebutkan, realisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2010 berjumlah Rp71,2 miliar. “Tahun ini, tentu dana yang akan disalurkan jauh lebih banyak,” katanya. </p>
<p>Menurut mantan direktur keuangan ini, dengan aset yang sudah lebih dari Rp10 triliun, makan Bank Nagari wajib untuk mengumumkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) per 31 Maret 2011. “Saat ini angka suku bunga di Bank Nagari berkisar 12,5 hingga 13 persen,” sebut Suryadi Seperti menyikapi  kewajiban dalam Surat Edaran BI Nomor 13/5/DPNP tentang Transparansi Suku Bunga Dasar Kredit tersebut. (rvi)</p>
<br />Filed under: <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://reviandi.wordpress.com/tag/ekonomi-2/'>ekonomi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/550/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/550/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/550/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=550&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2011/03/31/aset-bank-nagari-capai-rp11-triliun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bank Nagari Cabang Bandung Mulai Tuai Laba</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2010/07/19/bank-nagari-cabang-bandung-mulai-tuai-laba/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2010/07/19/bank-nagari-cabang-bandung-mulai-tuai-laba/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 13:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG, METRO Bank Nagari Cabang Jakarta berlari mengejar aset Rp1 triliun, sementara di Jawa Barat, Bank Nagari Cabang Bandung baru menuai sedikit senyum. Cabang kedua &#8212; setelah ibu kota itu, mulai menuai keuntungan pada 2009, setelah dibuka 5 Desember 2007 lalu. Kepala Bank Nagari Cabang Bandung, Widya Lestari menyebutkan, saat beroperasi satu tahun pertama, tercatat <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=547&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG, METRO<br />
Bank Nagari Cabang Jakarta berlari mengejar aset Rp1 triliun, sementara di Jawa Barat, Bank Nagari Cabang Bandung baru menuai sedikit senyum. Cabang kedua &#8212; setelah ibu kota itu, mulai menuai keuntungan pada 2009, setelah dibuka 5 Desember 2007 lalu. </p>
<p>Kepala Bank Nagari Cabang Bandung, Widya Lestari menyebutkan, saat beroperasi satu tahun pertama, tercatat pada 2008 cabang yang dipimpinnya mengalami kerugian mencapai Rp3,8 miliar. Namun saat ini, mereka sudah mampu membukukan laba sebesar Rp708 juta di tengah persaingan 2.801 kantor perbankan di Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Kami menargetkan, pada penutupan tahun 2010 ini, Bank Nagari Cabang Bandung mampu mendapatkan laba hingga Rp1 miliar. Melihat perkembangannya, pada Mei 2010 kita masih memiliki laba di posisi Rp500 juta, jadi tidak mustahil untuk mendapatkan target yang dibebankan pusat,&#8221; kata Widya di kantornya Jalan Lengkong Besar 49 A, Bandung, Jawa Barat.</p>
<p>Saat bersilahturahmi dengan forum wartawan Bank Nagari, Widya membeberkan, dengan pegawai 17 orang, cabang yang dipimpinnya mampu terus eksis dan bersaing di dunia perbankan Bandung. Bahkan, Widya berani menyebut, kredit yang disalurkan oleh cabang Bandung, tidak ada yang mengalami kemacetan, alias lancar.</p>
<p>&#8220;Kami memang sangat sensitif terhadap kemacetan kredit. Karena, aset yang ada masih kecil, yaitu Rp169,890 miliar, pada Juni 2010. Karena itu, kami benar-benar menyeleksi, setiap debitur (peminjam) Bahkan, mereka yang mengikuti program kredit, harus benar-benar orang yang dikenal, dan dikenalkan oleh debitur lancar sebelumnya,&#8221; tegas Widya.</p>
<p>Disinggung soal perjalanan aset cabang Bandung, Widya tak enggan untuk buka-bukaan. Pada 2008, cabang Bandung hanya memiliki aset 38,419 miliar saja. Angka itulah yang menjadi lompatan awal, untuk terus eksis. Dalam perjalanan, aset tersebut meningkat Rp109,549 miliar (akhir 2009), Rp 119,502 miliar (Mei 2010). &#8220;Targetnya, akhir 2010 ini, aset mencapai Rp190 miliar,&#8221; sebut Widya.</p>
<p>Untuk tetap esksis, Bank Nagari Cabang Bandung telah memiliki jaringan yang baik. Mereka telah mampu menjadi &#8220;pemain&#8221; dalam perkreditan di Pasar Baru, Kota Bandung, dan mulai melirik dan dilirik corporate (perusahaan) lokal dan nasional di daerah itu. &#8220;Upaya ini dilakukan dengan terus melakukan pendekatan, sejak dari pegawai hingga kepala cabang,&#8221; sebut perempuan awet muda ini.</p>
<p>Beberapa perusahaan yang telah mulai dirangkul, sebut Widya, adalah PT Telkom, Pindat, TPPN, PT Pos, dan dana pensiun berbagai perusahaan lainnya. &#8220;Saat ini kami juga tengah menjalin komunikasi dengan Universitas Padjajaran (Unpad), untuk memasilitasi mahasiswa Sumbar yang belajar di sana. Ini mungkin mirip dengan kerja sama dengan UNP dan Unand di Kantor Pusat,&#8221; sebut Widya. (rvi)<a href="http://reviandi.files.wordpress.com/2010/07/widya-kacab-bank-nagari-bandung.jpg"><img src="http://reviandi.files.wordpress.com/2010/07/widya-kacab-bank-nagari-bandung.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="widya, kacab bank nagari bandung" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-548" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/547/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=547&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2010/07/19/bank-nagari-cabang-bandung-mulai-tuai-laba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://reviandi.files.wordpress.com/2010/07/widya-kacab-bank-nagari-bandung.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">widya, kacab bank nagari bandung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bank Nagari Cabang Jakarta Tuju Rp1 Triliun</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2010/07/19/bank-nagari-cabang-jakarta-tuju-rp1-triliun/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2010/07/19/bank-nagari-cabang-jakarta-tuju-rp1-triliun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 13:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/?p=545</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, METRO PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau yang dikenal dengan Bank Nagari terus menancapkan kukunya di luar Sumbar. Tujuan utama untuk &#8220;mengembalikan&#8221; uang rantau ke daerah, mulai menunjukkan hasil maksimal. Bank Nagari Cabang Jakarta, hampir membukukan aset senilai Rp1 triliun. Kepala Bank Nagari Cabang Jakarta, Irwan Zuldani menyebut, keberadaan BPD Sumbar di luar <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=545&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, METRO<br />
PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau yang dikenal dengan Bank Nagari terus menancapkan kukunya di luar Sumbar. Tujuan utama untuk &#8220;mengembalikan&#8221; uang rantau ke daerah, mulai menunjukkan hasil maksimal. Bank Nagari Cabang Jakarta, hampir membukukan aset senilai Rp1 triliun.</p>
<p>Kepala Bank Nagari Cabang Jakarta, Irwan Zuldani menyebut, keberadaan BPD Sumbar di luar sumbar adalah, untuk &#8220;melawan&#8221; arus bertumbuhnya bank konvensional di Sumbar. Menurutnya, jika sebagian besar dana masyarakat Sumbar yang &#8220;mangkal&#8221; di bank konvensional ditransfer ke ibu kota, Bank Nagari berlaku sebaliknya.</p>
<p>&#8220;Itu adalah tujuan utama, kenapa cabang Jakarta dibuka sejak 26 Juni 1996 lalu,&#8221; ujar Iwan Zulnadi yang ditemui di Kantor Bank Nagari Cabang Jakarta, di Jalan Melawai Raya Nomor 19 A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pekan lalu. Kantor itu, baru ditempatinya sekitar satu bulan terakhir.</p>
<p>Selain kantor cabang di Melawai Raya, Bank Nagari juga memiliki kantor cabang pembantu (capem) di Tanah Abang, Cipulir dan Keramat Jati. &#8220;Insya Allah, jika Kantor Perwakilan Pemprov Sumbar di Matraman kelar dibangun, kita juga akan membangun sebuah kantor capem,&#8221; kata Irwan, saat dikunjungi forum wartawan bank nagari tersebut.</p>
<p>Bagi Irwan, tak mudah bersaing di ibu kota yang disesakkan oleh 135 bank dengan ribuan kantor. Katanya, terakhir, jumlah BPD yang &#8220;mangkal&#8221; di Jakarta sudah mencapai angka 11. &#8220;Yang membuat kami yakin adalah, kami merupakan BPD perdana yang membuka cabang di Jakarta,&#8221; sebut mantan kepala Bank Nagari Cabang Simpangempat, Pasbar ini.</p>
<p>Disinggung soal aset terakhir, Irwan menyebutkan, cabang Jakarta telah menorehkan angka Rp800 miliar pada Juni 2010. Jumlah itu, meningkat dari posisi akhir 2009 yang hanya Rp653 miliar. Dana pihak ketiga, pada aset yang mendekat Rp1 triliun itu mencapai Rp775 miliar dengan angka kredit Rp280 miliar pada akhir Juni.</p>
<p>&#8220;Artinya, dari aset sebesar Rp800 miliar, dan kredit hanya Rp280miliar, Bank Nagari Jakarta memiliki dana Rp520 miliar yang disalurkan kembali ke Sumbar, atau kantor pusat di Padang. Dana itu berpotensi bertambah, jika target Rp1 triliun kita tercapai pada akhir tahun ini,&#8221; optimistis Irwan.</p>
<p>Bank yang berposisi di daerah strategis itu telah berhasil menggaet lebih dari 1.000 nasabah di Jakarta. Nasabah Bank Nagari, kata Irwan, cukup beragam. Dari mulai perorangan, hingga perusahaan besar, baik milik pemerintah, atau swasta. &#8220;Kami juga telah menghimpun deposito dan giro dari berbagai perusahaan besar,&#8221; sebut Irwan.</p>
<p>Pasar paling besar Bank Nagari adalah, Badan Usaha Logistik (Bulog), PT Askes, Taspen, Perum Perkebunan, PLN, dan berbagai bank lainnya. &#8220;Karena persaingan yang cukup ketat, kami menetapkan suku bunga standar, dengan pelayanan maksimal,&#8221; kata Irwan yang tak menutup-nutupi, 2009 lalu, Bank Nagari baru berhasil meraup untung Rp170 juta. &#8220;Kami punya terget laba sampai Rp3,5 miliar.&#8221;</p>
<p>Sebagai perbankan yang terus tumbuh, persoalan kredit macet juga dialami. Bahkan, tahun lalu, Bank Nagari Jakarta memiliki angka kredit macet mencapai 10 persen. &#8220;Angka ini memang cukup besar, tapi kita terus memaksimalkan pencairan, dan melakukan penanggulangannya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Langkah yang dilakukan, kata Irwan, dengan menetapkan tiga kiat mengatasi kredit macet yang telah mulai menampakkan hasil. &#8220;Melakukan klasifikasi kredit macet, penjadwalan ulang pembayaran kredit, dan melelang aset nasabah yang sudah jatuh tempo,&#8221; terang Irwan. (rvi)</p>
<br />Filed under: <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/545/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/545/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/545/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=545&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2010/07/19/bank-nagari-cabang-jakarta-tuju-rp1-triliun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AzzwarS &amp; Sons Hadir di Jati</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2010/05/04/azzwars-sons-hadir-di-jati/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2010/05/04/azzwars-sons-hadir-di-jati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 04:28:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/2010/05/04/azzwars-sons-hadir-di-jati/</guid>
		<description><![CDATA[LAGI, AzzwarS &#38; Sons membuka toko atau gerai terbaru Sabtu (1/5) lalu di Jalan Perintis Kemerdekaan, atau Jati, Padang. Manejer AzzwarS &#38; Sons, Topan Adriansyah ST MM menyebutkan, kawasan yang mereka dapuk untuk kawasan Jati dan sekitarnya, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 3, simpang tiga Jati dan Sawahan, merupakan kawasan strategis. &#8220;Kami ingin memberikan <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=543&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><strong><img alt="02052010749" src="http://reviandi.files.wordpress.com/2010/05/02052010749_small.jpg?w=510" align="left" border="0" />LAGI</strong>, AzzwarS &amp; Sons membuka toko atau gerai terbaru Sabtu (1/5) lalu di Jalan Perintis Kemerdekaan, atau Jati, Padang. Manejer AzzwarS &amp; Sons, Topan Adriansyah ST MM menyebutkan, kawasan yang mereka dapuk untuk kawasan Jati dan sekitarnya, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 3, simpang tiga Jati dan Sawahan, merupakan kawasan strategis.</p>
<p align="justify">&#8220;Kami ingin memberikan kenyamanan buat pelanggan dalam memilih parfum. Karena itu, akan terus memberikan lokasi yang terbaik untuk konsumen memilih parpum,&#8221; kata Topan, saat peresmian operasi gerai terbaru AzzwarS &amp; Sons tersebut.</p>
<p align="justify">Di lokasi baru itu, kata Topan, konsumen yang mereka anggap sebagai sahabat bisa memilih parfum secara santai. Karena, gerai tersebut sebenarnya berawal dari rumah hunian. &#8220;Jadi, kesan santainya masih tetap terasa,&#8221; kata jebolan Magister Manajemen UNP ini.</p>
<p align="justify">Beberapa produk unggulan parfum di &#8220;area wangi&#8221; yang disebut House of Fragrance ini adalah, red saphire, jade, amethist, jade, inspiration, eau de marseile, premier amoir, love at summer, dan masih banyak yang lainnya. &#8220;Tetap saja, AzzwarS &amp; Sons akan memberikan diskon khusus kepada para konsumen,&#8221; sebut Topan lagi.</p>
<p align="justify">Sebelumnya, setelah kehilangan sebuah gerai di kawasan Pondok saat gempa dengan cepat, AzzwarS &amp; Sons membuka gerai baru di kawasan, Gunuang Pangilun. Pada 10 Januari lalu, toko di Jalan Gajah Mada nomor 20, telah beroperasi dan didatangi konsumen.</p>
<p align="justify">&#8220;Alhamdulillah, gerai di Gunung Pangilun sudah cukup baik. Karena itu kami kembali membuka toko baru di daerah Jati. Semua untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami yang Insya Allah terus membesar,&#8221; katanya Topan yang sering on line di facebook Azzwars Perfume yang dapat di add dengan alamat <a href="mailto:azzwars@gmail.com">azzwars@gmail.com</a>. <strong>(rvi)</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/berita/'>Berita</a>, <a href='http://reviandi.wordpress.com/category/ekonomi/'>Ekonomi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/543/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=543&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2010/05/04/azzwars-sons-hadir-di-jati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://reviandi.files.wordpress.com/2010/05/02052010749_small.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">02052010749</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Padang: Tahun Baru Wali Kota Baru</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2009/12/31/padang-tahun-baru-wali-kota-baru/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2009/12/31/padang-tahun-baru-wali-kota-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 08:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Tualang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/2009/12/31/padang-tahun-baru-wali-kota-baru/</guid>
		<description><![CDATA[GERAKAN sosial (social movement) para pedagang Pasar Raya bakal mencapai puncaknya. Memasuki pergantian tahun, mereka yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar (APP) tersebut, bakal mencoba mengganti pimpinan kota, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. &#8220;Tahun baru wali kota baru,&#8221; ujar Koordinator APP Budi Syahrial, Senin (28/12) saat bersilahturahmi dengan Ketua Koperasi Pedagang Ikan Asin (Kopika) Alfi <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=538&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><strong><img alt="Demo 2" src="http://reviandi.files.wordpress.com/2009/12/demo_202_small.jpg?w=510" align="left" border="0" />GERAKAN</strong> sosial (<em>social movement</em>) para pedagang Pasar Raya bakal mencapai puncaknya. Memasuki pergantian tahun, mereka yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar (APP) tersebut, bakal mencoba mengganti pimpinan kota, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.</p>
<p align="justify">&#8220;Tahun baru wali kota baru,&#8221; ujar Koordinator APP Budi Syahrial, Senin (28/12) saat bersilahturahmi dengan Ketua Koperasi Pedagang Ikan Asin (Kopika) Alfi Malin di sekretariat koperasi itu. &#8220;Itu langkah terakhir kita, untuk memecah kebuntuan aspirasi oleh pemko.&#8221;</p>
<p align="justify">Adapun dua tuntutan utama yang akan digelar oleh aliansi ini adalah, pemko segera memindahkan relokasi pedagang korban gempa di Pasar Inpres I dan lantai II Pasar Inpres II (kios dan los darurat-red), ke tempat lain dan membangun kembali terminal angkutan kota (angkot). &#8220;Kita kembali mendesak pemindahan kios dan los, seperti yang telah disepakati oleh wakil wali kota (Mahyeldi-red),&#8221; kata Budi.</p>
<p align="justify">Dalam waktu dekat, kata Budi didampingi Wakil Ketua Kesatuan Pedagang Pasar (KPP) H Asril Manan dan Irwan Sofyan (sekretaris), pedagang pasar akan kembali mengadakan aksi besar-besaran seperti yang telah dua kali dilakukan. &#8220;Ini aksi terakhir, terbesar dan harus tuntas,&#8221; kata Budi yang juga manejer Kopererasi Pedagang Ayam (KPA) ini.<br />
<span id="more-538"></span><br />
Dalam aksi berikutnya, APP tak hanya berjalan sendiri. Budi memastikan, sejumlah komunitas lain juga akan diikutkan, termasuk dari luar Pasar Raya. &#8220;Ini bulkan saja aksi pedagang pasar, tapi sudah mengarah pada aksi masyarakat kota,&#8221; kata Budi yang menyebut, telah mendapatkan kontak dengan seluruh komunitas tersebut.
</p>
</p>
<p align="justify">Mereka yang akan datang, kata Budi, masyarakat Kurao Padang yang kecewa dengan kasus penyerobotan tanah oleh pemko dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), warga Taluak Siriah, Bunguih Taluak Kabuang yang masih belum mendapat kejelasan terkait ganti rugi tanah, korban gempa di Kampuang Lapai, Nanggalo yang belum mendapatkan ganti rugi gempa 2007.</p>
<p align="justify">&#8220;Kalau dibiarkan berlarut-larut, tentu persoalan di Pasar Raya dan Padang umumnya akan makin runyam. Karena itu, kita tak ingin 4,5 tahun sisa kepemimpinan ini menjadi lebih buruk,&#8221; tambah Irwan Sofyan yang kerap menjadi orator dalam aksi-aksi sebelumnya.</p>
<p align="justify">Dia kembali mengulas, 1.100 kios yang dibangun di Pasar Raya itu telah menjadi penutup seluruh akses perdagangan menuju pasar. &#8220;Ini malah menghambat jalur perdagangan dan juga jalur evakuasi,&#8221; kata Irwan yang juga menentang, rencana pembangunan Pasar Inpres yang tengah disosialisasikan wali kota.</p>
<p align="justify">Alfi Malin dari Kopikan mengakatan, kalaupun nantinya Pasar Inpres itu dibangun, sebaiknya jangan menggunakan modal asing atau investor. Dia lebih setuju, pembangunan dilakukan oleh pedagang secara swadaya. &#8220;Dengan bersama, tentu kita bisa membangun. Seperti yang telah dilakukan pedagang Kopas Plaza,&#8221; katanya.&nbsp; <strong>(rvi)</strong></p>
<div class="bjtags">Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/Demo+Padang">Demo+Padang</a></div>
<br />Posted in Berita, Sosial, Tualang  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/538/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=538&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2009/12/31/padang-tahun-baru-wali-kota-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://reviandi.files.wordpress.com/2009/12/demo_202_small.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Demo 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Honor; Antara Century dan BPRR</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2009/12/13/honor-antara-century-dan-bprr/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2009/12/13/honor-antara-century-dan-bprr/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 09:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceplas-ceplos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/2009/12/13/honor-antara-century-dan-bprr/</guid>
		<description><![CDATA[JUDUL di atas memang tidak memiliki hubungan yang jelas, kalau disimak secara sepintas. Namun bagi saya, keduanya memiliki kesamaan &#8212; setidaknya dari koran terbitan pekan ini. Dua lembaga yang menangani hal berbeda tersebut, sedang meributkan apa yang pantas mereka terima, setelah bekerja. Pansus Hak Angket Century DPR RI tengah mengajukan anggaran untuk honor mereka sebesar <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=535&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><strong><img alt="Ceplos blog" src="http://reviandi.files.wordpress.com/2009/12/ceplos_20blog_small.jpg?w=510" align="left" border="0" />JUDUL</strong> di atas memang tidak memiliki hubungan yang jelas, kalau disimak secara sepintas. Namun bagi saya, keduanya memiliki kesamaan &#8212; setidaknya dari koran terbitan pekan ini. Dua lembaga yang menangani hal berbeda tersebut, sedang meributkan apa yang pantas mereka terima, setelah bekerja.</p>
<p align="justify">Pansus Hak Angket Century DPR RI tengah mengajukan anggaran untuk honor mereka sebesar Rp 5 miliar, guna mengungkap kasus yang disebut-sebut bakal melebar hingga ke Wakil Presiden Boediono tersebut.</p>
<p align="justify">Sementara, Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekontruksi (BPRR) &#8212; lembaga yang dipaksa lahir di Padang, juga meributkan honor dari pekerjaan mereka yang belum jelas. Tak tanggung-tanggung, tim yang dikepalai Sekdako Emzalmi itu, juga mematok uang jariah Rp 2,6 miliar. Sungguh jumlah yang fantastis.</p>
<p align="justify">Dua anggaran yang jumlahnya hanya berselisih Rp 2,4 miliar itu menjadi mencolok, ketika memperbandingkan alasan keduanya. Panitia Adhoc Century meminta honor, untuk melacak, ke mana raibnya dana penyelamatan bank sebesar Rp 7,6 triliun. Sementara, belum jelas, apa yang akan &#8220;diselamatkan&#8221; oleh BPRR.<br />
<span id="more-535"></span><br />
BPRR&#8211;lembaga yang ditentang kehadirannya oleh pemerintah pusat dan DPR RI, digadang-gadangkan akan menciptakan perencanaan kota di masa depan. Mereka menyebutnya dengan Padang New City (PNC) &#8212; tiga kata yang mengingatkan orang Padang pada Padang Bay City yang saat ini entah dimana dan bagaimana.
</p>
</p>
<p align="justify">Sedikit mengulas perbedaan, dengan &#8220;upah&#8221; seharga Rp 2,6 miliar, BPRR malah akan membuat pemko kembali akan merogoh kocek Rp 10 triliun, untuk menciptakan kota yang sesuai dengan PNC. Sedangkan Panitia Angket yang diketuai Idrus Marham (Golkar), kalau serius bisa mendatangkan &#8220;untung&#8221; Rp 7,6 triliun.</p>
<p align="justify">Usut punya usut, BPRR terdiri dari tiga unsur &#8220;pekerja&#8221; saja. Pertama, eksekutif, legislatif (DPRD) dan akademisi&nbsp; (Unand, UNP dll). Nah, untuk dua unsur pertama, kenapa untuk mengerjakan pekerjaan sehari-hari mereka, harus dibayar pula dengan jumlah yang sebegitu besarnya.</p>
<p align="justify">Sementara, saya tak banyak bertanya, kenapa para akademisi juga bakal diberikan honor oleh pemko, melalui APBD 2010 yang kabarnya tersandung, karena program PNC yang belum juga selesai. Mereka memang sengaja didatangkan, untuk membantu pekerjaan pemko (BPRR).</p>
<p align="justify">Karena, pekerjaan yang diberikan pada profesor dan kebanyakan Doktor (S3) tersebut, bukan bagian dari tugas mereka sehari-hari. Meski, Tri Dharma Perguruan Tinggi juga mengenal istilah pengabdian pada masyarakat.</p>
<p align="justify">Sekarang, saya menantang DPRD Padang untuk tidak lagi memperpanjang debat, terkait honor Rp 2,6 miliar tersebut. Karena, kemarin sudah &#8220;ribut-ribut&#8221; dewan bakal memangkas saja. Kalaupun sebagian disisihkan untuk akademisi, mungkin tak akan ada yang marah.</p>
<p align="justify">Kembali pada honor; Panitia Angket Century dan BPRR, saya hanya meminta kepada mereka yang mendapat amanah, agar memberikan yang maksimal, terkait dengan pekerjaan mereka. Jangan sampai, pekerjaan hanya dilakukan, karena ada unsur honornya saja. <strong>(***) </strong></p>
<div class="bjtags">Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/BPRR+Padadang">BPRR+Padadang</a>, <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/Century">Century</a></div>
<br />Posted in Ceplas-ceplos  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/535/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=535&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2009/12/13/honor-antara-century-dan-bprr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://reviandi.files.wordpress.com/2009/12/ceplos_20blog_small.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ceplos blog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masa Silam dan Masa Depan</title>
		<link>http://reviandi.wordpress.com/2009/11/30/masa-silam-dan-masa-depan/</link>
		<comments>http://reviandi.wordpress.com/2009/11/30/masa-silam-dan-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 07:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reviandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reviandi.wordpress.com/2009/11/30/masa-silam-dan-masa-depan/</guid>
		<description><![CDATA[Kemajuan bukanlah semata-mata perbaikan dari masa silam, kemajuan adalah bergerak maju menuju masa depan. (Kahlil Gibran) Sosok Kahlil Gibran (KG) masih menyisakan cerita di balik kisah-kisah masa lalulu. Meski tak sanggup, meski hanya membeli romannya di toko buku masa itu, aku selalu mendapatkan &#8220;fatwa-fatwa&#8221; masa depan dan cinta KG &#8212; setidaknya dari bacaan yang tersedia <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=533&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Kemajuan bukanlah semata-mata perbaikan dari masa silam, kemajuan adalah bergerak maju menuju masa depan. (Kahlil Gibran)</strong></p>
<p align="justify">Sosok Kahlil Gibran (KG) masih menyisakan cerita di balik kisah-kisah masa lalulu. Meski tak sanggup, meski hanya membeli romannya di toko buku masa itu, aku selalu mendapatkan &ldquo;fatwa-fatwa&rdquo; masa depan dan cinta KG &mdash; setidaknya dari bacaan yang tersedia di Perpustakaan Daerah Sumbar. (kini masih hancur oleh gempa).</p>
<p align="justify">Jadi, lama tak membuka file-file tentang KG, membuat sebuah kerinduan sendiri di hati. Sebuah kutipan sengaja mengawali catatan blog yang sudah lama &ldquo;terlupakan&rdquo; ini. Perbaikan masa silam memang menjadi target utama yang kulakukan akhir-akhir ini. Lambannya gerakan pemikiran, membuatku kian tertinggal jauh oleh jaman. Tapi, semoga tak lagi menjadikan aku sebagai orang yang membelakangi kehidupan.</p>
<p align="justify">Mungkin, tak bijak juga, kalau menyebut aku telah memperbaiki masa silam yang penuh dengan khilaf. Paling tidak, aku telah mencoba. Mencoba memperbaikinya dengan segala kebaikan. Kini, saatnya untuk bergerak menuju masa depan &mdash; tentunya yang lebih baik. Tapi, sebuah perjuangan yang mungkin bisa melemparku ke mada depan yang lebih baik, bakal segera diselesaikan dengan cepat. <strong>(***)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="bjtags">Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/revi">revi</a></div>
<br />Posted in Curhat  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reviandi.wordpress.com/533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reviandi.wordpress.com/533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reviandi.wordpress.com/533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reviandi.wordpress.com/533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reviandi.wordpress.com/533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reviandi.wordpress.com/533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reviandi.wordpress.com/533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reviandi.wordpress.com/533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reviandi.wordpress.com/533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reviandi.wordpress.com/533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reviandi.wordpress.com/533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reviandi.wordpress.com/533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reviandi.wordpress.com/533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reviandi.wordpress.com/533/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reviandi.wordpress.com&amp;blog=484027&amp;post=533&amp;subd=reviandi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reviandi.wordpress.com/2009/11/30/masa-silam-dan-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58621929652351227f2739031160a6f5?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">reviandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
