Tsunami Telah Jauh

Di Padang, laut dengan pantainya yang indah pernah menjadi begitu menakutkan dengan ancaman Gelombang Tsunami। Namun, sekarang seakan sudah tidak ada lagi ketakutan itu. Pasca lebaran 1428 H kemarin, Pantai Padang atau yang dikenal dengan Tapi Lauik (Taplau) malah disesaki pengunjung.

Sepanjang pantauan (17/10), antrian kendaraan roda dua dan empat di sepanjang Jalan Samudra telah menjelaskan semuanya। Karena, darisana terlihat jejeran mobil pribadi yang dipenuhi oleh keluarga – entah itu dari dalam atau luar kota untuk menikmati senja di Pantai Padang। Dari kebanyakan kendaraan, plat nomor polisi luar daerah yang dindominasi oleh BM atau Provinsi Riau lebih menjelaskannya masih dibutuhkannya pantai itu.

Seorang pengunjung, Roni (35) yang dengan sengaja memboyong keluarganya dari Pekanbaru mengaku cukup terpesona dengan keindahan pantai itu। Namun, dia merasa sangat kesulitan untuk mendapatkan tempat parkir mobil Kijang yang dikendarainya itu. Lima orang lainnya yang bersamanya memilih menyandarkan kendaraan roda empat itu persis diseberang Kantor Dinas Pariwisata Kota Padang itu.

“Saya tidak menyangka juga sih, orang akan ramai datang ke pantai itu। Karena, katanya di Padang pantainya sudah mulai ditinggalkan orang. Tapi, ya asyiklah lebih ramia. Sayang hari hujan dan kita sulit meliht matahari tenggelam,” tukas Roni yang bekerja di sebuah perusahaan asing di Pekanbaru ini.

Di Taplau, para pendatang memang tidak terlalu banyak disuguhi dengan hiburan instan seperti orgen tunggal dan lainnya। Namun, pesona keelokan pantai telah membius mereka untuk datang ke pantai. Terlihat, hanya sebuah orgen tunggal “dipasang” di depan Kantor Dinas Pariwisata itu.

Jika pengunjung ramai, tentu akan ada yang bersiul karena untung mereka juga menggunung। Sepanjang jalur Pantai Puruih hingga Muaro Padang para pedagang terlihat mengernyitkan senyumnya. Mereka mengaku tidak berani menaikkan harga, karena takut ditinggal pembeli. Eri (19) misalnya. Dia tetap menggelar dagangan kelontongnya seperti harga biasa. “Kami di siko agak takuik kalau harago naiak, bisa bisa urang lari,” terangnya yang terus melayani pembeli di gerobak dorongnya itu.

Melihat kondisi liburan sekolah dan berbagai instansi yang masih tersisa beberapa hari lagi, kemungkinan Pantai Padang masih akan disesaki oleh pengunjung. Diperkirakan, akhir pekan – Sabtu dan Minggu akan menjadi puncak dari keramaian tersebut. Untuk itu, persiapan Pemko Padang untuk mengantisipasi segala resiko tindakan kriminal memang harus terus disiagakan.(***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s