Audit PDAM Padang!

PDAMKEUANGAN Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, diminta segera diaudit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Ketua Komisi B DPRD Kota Padang Ir Yultekhnil MM menemukan banyak keganjilan dari laporan keuangan satu-satunya perusahaan daerah (Perusda) Kota Padang itu. Terutama dari beberapa kali laporan yang ditembuskan kepada dewan.

“Saya tidak habis pikir, bagaimana PDAM mengatur keuangan mereka. Sehingga, dari 3 data yang ada, seluruhnya terjadi perbedaan yang sangat kontras dan mencolok. Sebaiknya, PDAM diaudit oleh BPK, agar tidak lagi bicara rugi melulu setiap tahun,” tegas Yultekhnil yang mengetuai komisi keuangan dan perekonomian ini .

Tiga perbedaan mencolok yang disebutkan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumbar ini adalah, pada nota penyampaian walikota tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawababab (LKPj) Tahun 2007 (22 April 2008), pada buku frofil 3 tahun kepemimpinan Ir Azhar Latif selaku Dirut PDAM (14 Maret 2005-14 Maret 2008) dan pada bahan rapat kerja PDAM dengan Komisi B DRPD Kota Padang  9 April lalu.

“Ini memang sangat aneh. Kita ambil contoh untuk realisasi penerimaan tahun 2007 saja. Pada LKPj tertulis Rp 77.094.775.827,71, pada profil 3 tahun Azhar Latif tertulis Rp 78. 223.202.091,29. Sedangkan saat rapat dengan Komisi B disebutkan lebih tinggi lagi, yaitu Rp 79.098.561.150,29. Pertikaian yang sangat kontras ini, jumlahnya miliaran rupiah,” jelas Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) ini.

Untuk saldo akhir tahun 2007, kata Yultekhnil, juga terlihat perbedaan yang mencolok dan sangat mengganggu. Rp 9.187.482.851,25 pada buku frofil, Rp 6,382.967.267,29 ketika rapat kerja. “Yang kita sangsikan itu, saldo akhir tahun 2007 pada LKPj. Saya juga bingung atau salah ketik atau bagaimana. Kalau punya saldo akhir tahun Rp 4.586.501.952.15,70 atau Rp 4,5 triliun, tidak mungkin sampai rugi Rp 1 miliar lebih.

Selain soal keuangan, untuk laporan tentang cakupan pelayanan, juga terjadi perbedaan. LKPj walikota menyebutkan saat ini PDAM sudah mampu melayani kebutuhan pelanggan mencapai 76,6 persen, sedangkan di buku profil hanya tercatat 61 persen saja.

“Dengan perbedaan angka-angka itu, akan menyulitkan DPRD untuk menganalisa realiasasi anggaran perhitungan laba/rugi tahun 2007. Bahkan untuk kerugian yang disampaikan mencapai Rp 1.170.908.859,98 itu juga harus dipertanyakan. Daripada ribut-ribut dan saya juga tidak mencurigai ada apa-apanya, sebaiknya diaudit oleh BPK saja,” katanya serius.(***)

Tabel 3 versi keuangan PDAM
A. LKPj 2007 walikota 22 April 2008 di paripurna DPRD
Realisasi penerimaan tahun 2007 Rp 77.094.775.827,71
Realisasi pengeluaran tahun 2007 Rp 75.508.273.876
Saldo akhir 2007 Rp 4.586.501.952.159,70

B.Buku Profil 3 tahun kepemimpinan Ir Azhar Latif (14 Maret 2005-14 Maret 2008)
Saldo awal  Rp 13.860.820.759,96
Realisasi penerimaan tahun 2007 Rp 78.223.202.091,29
Realisasi pengeluaran tahun 2007 Rp 82.869.540.000
Saldo akhir 2007 Rp 9.187.482.851,25

C. Hearing dengan Komisi B (9 April 2008)
Saldo awal Rp 9.610.82.759,96
Realisasi penerimaan tahun 2007 Rp 79.098.561.150,29
Realisasi pengeluaran tahun 2007 Rp 72.715.593.874
Saldo akhir 2007 Rp 6.382.967.267,29

3 thoughts on “Audit PDAM Padang!

  1. penesi berkata:

    Dengan diaudit BPK, bukan jaminan tidak akan merugi lagi…

    Jika BPK melakukan audit keuangan…rugi, ya tetap akan ditampilkan rugi (malah besar kmungkinan nilai kerugian bertambah..atau muncul “kerugian” yg lain). Karena dalam audit keuangan, yg dilakukan adlah menilai KEWAJARAN laporan keuangan bukan KEBENARAN laporan keuangan..

    Jika BPK melakukan audit kinerja…mungkin akan bisa memperoleh hasil2 yang menyebabkan kerugian terjadi. Tapi di awal harus jelas dulu KIP (Key Indicator Peformance-nya). Dan di akhir harus ada komitmen untuk menuju kinerja yg lebih baik, harus ada feedback dari pihak auditee sendiri. Sifatnya mungkin cenderung jangka panjang…pembinaan. Dan itu bukan lingkup tugas BPK.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s