Sebelum BBM Naik

SPBU Tabing kehabisan stok BBM-mg7 (1)AGAK berat, Mak Itam, seorang penjual bensin eceran menyebutkan harga Rp 5500 untuk 1 liter. Katanya, susah untuk sekedar mendapatkan 3 deriken minyak di SPBU. Dia harus mengakali dan bolak-balik 3 kali pula untuk mendapatkannya. Pria yang mangkal di Jalan Proklamasi Padang — tepat di depan kantor saya itu masih ‘manenggang’ dengan apa yang telah di perbuatnya selama berjam-jam. Syukurlah.

Di beberapa sudut kota (Padang) lainnya, ada yang jual bensin (premium) sampai Rp 7000 perliternya. Tapi, di daerah lain, di Sumatera Barat ini, harga BBM utama itu sudah mencapai Rp 10.000. Tukang ojek jadi kebelet, tukang sayur kebagian seret. Yang juga naas ‘penambang’ ikan di Samudra Hindia alias nelayan. Solar malah mulai langka di bumi pertiwi nan kaya minyak ini.

Harga bahan bakar minyak (BBM) memang belum dipastikan, kapan dan berapa besar kenaikannya (“Paling banyak 30 persen lah,” kata Purnomo si Mentri ESDM). Namun, telah terjadi kenaikan yang tidak terkendali pada berbagai sektor ekonomi di kota ini. Mulai dari segala jenis mutu beras, gula dan kebutuhan lainnya juga sudah melambung duluan. Tindakan Pemerintah Kota juga tidak terlihat, baik dari Disperindag dan SKPD lain.

Apakah pedagang kecil yang harus disalahkan? Tentu semua akan serempak menjawab tidak. Hingga hari ini, keadaan melambungnya harga sudah mulai menjadi topik hangat dimana-mana. Tapi, kabar baik akan turunnya bantuan langsung tunai (BLT) juga mengimbangi kabar pertakut kenaikan harga. BLT lagi-BLT lagi, rebutan lagi, antri lagi, capek lagi, mati lagi .

Kenaikan harga minyak mencapai maksimal 30 persen? Kira-kira kemungkinannya begini. Harga premium menjadi Rp 6000 dari semula Rp 4500, Solar menjadi Rp 5500 dan minyak tanah juga akan naik sampai Rp 4000. Penghematan, koncersi, alih subsidi, kartu pintar (smart card), kartu kendali BBM menjadi solusi yang coba ditawarkan. Hasilnya? Lihat saja nanti.

Sebelum BBM dinaikkan, harga-harga sudah mencekik duluan. Masyarakat sudah mulai ada yang tidak suka dengan segala kemunafikan, segala pelik dan segala tipu daya BBM ini. Berbagai aksi demo telah mewarnai bumi pertiwi ini kembali. Pengangguran, kemiskinan, kriminalitas dan serangkaian cela negara akan muncul lagi. Tuhan memberikan cobaan lagi, tapi kita mungkin tidak sanggup lagi.

Pemilu 2004 telah menghasilkan para wakil rakyat (DPRD) yang ‘berdinas’ selam 5 tahun. Kemarin, saya wara-wiri di sana, di gedung dewan yang selalu membahas kebijakan dan calon keputusan untuk kota ini, saya menyebutkan untuk Kota Padang. Bagaimana anggota dewan di DPRD Kota Padang melihat kenaikan harga ini, berikut petikannya. Seorang anak buah Hidayat Nur Wahid di PKS dan seorang pembela SBY di Demokrat.(*)

Gufron SS (F-PKS)Tolak
GufronAPAPUN alasannya, menaikkan harga BBM akan menyengsarakan rakyat. Karena itu kenaikan harga minyak harus ditolak. Seharusnya pemerintah mencari alternatif lain untuk mempertahakan APBN dari gejolak harga minyak dunia yang mencapai $ 125 US perbarelnya. Bisa saja pemangkasan dana kementrian dilakukan, guna menyelamatkan harga minyak.

Saya khawatir, meski diimbangi dengan BLT, kenaikan BBM aka menambah kemiskinan, bukannya mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Kenyataan ini tentu akan sangat kontra produktif dengan program-program menekan angka kemiskinan. Pemko Padang seharusnya sudah memberikan jalan keluar, agar masyarakat didak terhimpit lebih dalam.(*)

Ir Yultekhnil MM (F-PD)Kawal Distribusi BBM
Yul teknilINI adalah langkah terakhir pemerintah untuk menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan ekonomi yang lebih dalam. Daripada APBN jebol, menaikkan harga BBM menjadi langkah yang terpaksa ditempuh. Tapi, pemerintah akan mengimbanginya dengan meluncurkan berbagai program bantuan, baik itu BLT ataupun program pendidikan dan kesehatan gratis lainnya.

Dengan rencana kenaikan ini, pemko harus terus memberikan bukti keseriusan dalam mengawal distribusi minyak. Jangan sampai, ada oknum-oknum yang menimbun BBM untuk menunggu kenaikan harga. Pengawasan super ketat dan melakukan razia rutin harus dilakukan.Kalau bertemu penyelewengan, langsung dipidanakan saja tanpa ampun.(*)

One thought on “Sebelum BBM Naik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s