Tertipu BLT

Tertipu BLTGENCAR pemberitaan rencana kenaikan BBM (bahan bakar minyak), diiringi oleh gencarnya isu bagi-bagi BLT (bantuan langsung tunai). Ribuan masyarakat miskin berbondong-bondong lagi ke Gedung Bagindo Aziz Chan Padang. Berbekal dokumen penerima BLT 2005 lalu, mereka berdesak-desakan menyerahkan berkas usang itu ke petugas. Sayang, BLT yang dituju hanya isapan jempol belaka.

Beberapa warga mengaku sudah menunggu sejak pukul 7.00 WIB. Kebanyakan mendapat informasi yang menyebar begitu saja di ligkungan tempat tinggal mereka. Nurjani misalnya. Perempuan 60 tahun itu dengan cepat membuka berkas lama dulu dan menuju ke Gedung Bagindo Aziz Chan. Padahal, akhir pekan lalu ribuan orang lainnya juga ‘takicuah’ di Balaikota Padang.

Tidak hanya perempuan yang mengaku tinggal sendiri di Ulak Karang ituTertipu BLT 2 saja, ribuan orang lain — lengkap dari 11 kecamatan mendapatkan isu yang sama. Dasril dari Kuranji mengatakan, semula dia tidak percaya, tapi setelah dikatakan rekan-rekannya dia mulai mencari tahu. “Ambo ragu, tapi ternyata  banyak urang disiko. Yo langsung se bagabuang,” katanya yang berujung kecele.

Memang ada beberapa petugas yang kemudian datang sekitar pukul 10.30. Mereka adalah PNS dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kata Rustim, petugas, tugasnya di gedung itu hanya mengumpulkan berkas untuk kelengkapan pembayaran Asuransi Sosial Kesehatan Masyarakat atau Askeskin (Asuransi kesehatan masyarkat miskin) lama.

“Dari 38 ribu lebih penerima Askeskin, ternyata belum seluruhnya datanya diterima oleh Bappeda, sekitar 4 ribu. Karena itu, diputuskan untuk mengumpulkan data kembali. Akhirnya, karena sudah di desak PT Askes, kita membuka pendaftaran di gedung ini. Ternyata yang datang kebanyakan orang-orang yang mendapat informasi pembayaran BLT,” kata Rustim yang terpaksa ‘bekerja sama’ dengan Pol PP Padang untuk mengamankan massa.

Walikota Padang Drs H Fauzi Bahar MSi yang sempat ‘numpang’ lewat di kerumunan massa — saat meninjau pelaksanaan ujian tertulis panitia pengawas peilu Pilkada — tidak menagatakan banyak. Katanya, masyarakat sudah termakan isu orang tidak bertanggung jawab. Sayang, pak wali tidak menenangkan warga yang sedang bingung itu.

“Saya tegaskan, Kota Padang belum mendapatkan BLT dari pusat. Toh, kenaikan BBM saja belum pasti dilakukan. Kalau memang ada (BLT), informasi resmi akan kita sampaikan. Jadi, masyararakat saya minta jangan mudah terpancing isu murahan seperti ini,” tandas walikota berlalu dari pintu samping gedung.(*)

7 thoughts on “Tertipu BLT

  1. Sisy berkata:

    Wah, ini memang gila nih. Emang padang kayak gini ya? Aku rasa nggak. Semoga walikotanya menyelesaikan dengan cepat dan baik.

    Revi->gt; Wah, walikota kita gimana ya buk? Lihat yang terpilih di Pilkada 23 Oktober mendatang aja deh….. Sabar ya

  2. banyak org yg lari dr kewajibannya begitu mendapatkan hak nyah..
    mungkin ituh yg terjadi dgn pemerintahan kita..😉

    Revi->Hmmmmm, gimana ya buk? MUngkin pemerintah kita emang kayak githu kali ya. Jadi, yang mau dapat BLT bisa dipermainkan dulu… Tul ga.. 😉

  3. masa’ informasinya g bener githu.. pelayan public di indonesia emang payah deghhhh

    Revi->Jangan bicara jauh-jauh sanak. Lihat yang dekat-dekat aja. Apa d kantor lurah, camat atau balaikota pelayanan publiknya udah baik. Rasanya, kita tahu jawabnya.

  4. BLT?? saya rasa ini konyol, kayak tukang obat yang nyebarin penyakit, lalu ngejual obat penawarnya (eh bukan ngejual ding, memberi… biar dikira pahlawan, oh kacau!!!).

    Revi->Hmmmmm, gimana ya. Pahwalan, kalau kayak robin hood beneran sih ga papa. Tapi ini, yang ditarik super gede, yang dikucurin super irit. Wuih….

  5. BLT malah ndak jelas datanya…
    yang miskin bener2 malah ndak kebagian…😦😦😦

    Revi-> Iya ya? Jelas koq. Mungkin ada yang aneh aja dengan para pendata itu…. Mereka mungkin lagi sibuk data yang laen. Pilda kale

  6. jogja juga kejadian yang mirip2 gitu..
    kasian mereka…😦

    Revi-> Hmmmmm, jadi dimana-mana ya. Banyak yang miskin, ngaku-ngaku miskin dan ingin menjadi miskin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s