Tarif Bus Antar Kota Naik 25 Persen

Bersiap Untuk Mogok Nasional

ANS_KSDPD Organisasi angkutan darat (Organda) Sumbar telah mengeluarkan kesepakatan bersama dengan 10 DPC Organda kabupaten dan kota se Sumatera Barat, untuk menaikkan tarif angkutan kota dalam provinsi (AKDP) maksimal 25 persen. Keputusan itu dihasilkan, Kamis (29/5) setelah melalui rapat koordinasi DPD dan 10 DPC.

“Kita dapat memaklumi, beberapa PO AKDP yang telah menaikkan tarif terlebih dahulu, menyusul kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak). Tapi, setelah keputusan ini, kita meminta seluruh DPC Organda mensosialisasikannya. Kalau masih ada yang membandel, ditindak segera,” kata Ketua Organda Sumbar H Darman Syarif didampingi Sekrtaris H S Budi Syukur SH usai rakor di Hotel Pangeran Beach Padang.


Darman meluruskan, perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini yang menyatakan maksimal kenaikan ongkos AKDP hanya 15 persen. Katanya, surat edaran dari Depertemen Perhubungan itu hanya berlaku untuk AKAP (angkutan kota antar provinsi), bukan untuk AKDP. Sesuai aturan, yang menentukan tarif AKDP adalah gubernur, AKAP Dephub dan Angkot/angdes walikota atau bupati,” tukas Darman di hadapan 10 DPC Organda yang hadir di tempat itu.

Budi menambahkan, kenaikan 25 persen itu sangat wajar. Menurutnya, kenaikan BBM mencapai 28 persen, bukan satu-satunya pemicu kenaikan ongkos. “Spare parts saja sekarang naiknya lebih dari 100 persen dari 2005 lalu. Begitu juga dengan ban yang naik hampir 100 persen juga. Jadi, wajar, kalau kita menaikkan sampai 25 persen,” lanjut Budi.

Meski belum mendapatkan signal setuju dari gubernur, keputusan Organda itu sudah ‘dibawa pulang’ oleh DPC Organda dari Kota Padang, Kab Agam dan Bukiktinggi, Padang Panjang, Pesisir Selatan, Limopuluah Koto dan Payokumbuah, Tanah Data, Kota Pariaman, Kab Solok, Pasaman dan Dharmasraya. “Kita akan mencoba melakukan pendekatan kembali dengan gubernur, tentang kondisi ini,” tambahnya.

Dukung DPP Organda

Selain mencoba mensiasati kenaikan BBM dengan menyesuaikan tarif, pertemuan itu juga digunakan DPD Organda Sumbar untuk memberikan dukungan kepada DPP Organda. Kesepakatan bersama bernomor : 127/DPD-OGD-SB/V/2008 itu mendukung sepenuhnya permohonan DPP Organda untuk meminta subsidi kepada pemerintah pusat.

“Meski telah menaikkan tarif AKDP, kita tetap menyatakan dukungan kepada DPP Organda untuk meminta subsidi itu. Karena, dengan subsidi khusus itu, masyarakat umumlah yang akan menikmati subsidi. Bagaimana mekanismenya, kita lihat saja nanti,” katanya.

Kalau usulan DPP Organda ditolak dan diputuskan untuk mogok nasional, DPD Organda tetap menyatakan dukungannya. “Saya rasa itu opsi paling akhir dalam tuntutan itu. Kalau memang mogok, sesuai komitmen, kita juga mogok nasional,” tegas Darman yang menyatkan akan segera menyampaikan surat dukungan ke DPP Organda di Jakarta.(*)

One thought on “Tarif Bus Antar Kota Naik 25 Persen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s