Perempuan Pemburu Kecantikan

Aura Cantik Sesungguhnya

MandiRAGU, seorang perempuan duapuluhan tahun memasuki ruangan 4×3 meter di Jalan Subarang Palinggam Padang. Tampil ala selebriti, Winda namanya, membuka kacamata hitamnya. Dia disambut seorang perempuan hitam manis berusia 35. Disapa hangat, nampak mulai hilang keraguan di wajahnya. Mereka tidak saling kenal, tapi seorang perempuan tua yang bersama Winda memperkenalkannya.

Pertemuan pertama itu membuat keduanya saling menatap, mungkin ada yang perlu ditanya. Tapi, perempuan tua berkebaya menyebutkan, Winda mau ngopi. Ngopi adalah istilah di tempat yang terbuat dari kayu itu, untuk orang-orang yang mau melihat auranya. Aura sendiri adalah pancaran jiwa seseorang. Konon, dari aura itulah, seseorang dapat terlihat cantik, energik ataupun memikat.


Tidak lama, perempuan 35 tahun yang dikenal dengan Icik Riri itu memberikan setengahgelas kopi manis kepada Winda. Tidak menunggu lama, tapi harus meminta izin dari beberapa wanita muda yang lebih dulu datangnya dari Winda, Icik menuangkan air kopi yang tersisa. Bubuk kopi itu mulai ‘dibaca’ dan Winda terperangah tidak percaya. Meski Icik mengaku hanya menebak atau meramal, Winda terkejut bukan kepalang. Apa yang sebutkan perempuan 2 anak itu, sepertinya benar-benar cocok untuknya.

Ngopi, menurut Icik adalah carannya ‘membaca’ pribadi seseorang. Dengan media minuman itu, dia bisa mengetahui, aura seseorang, baik wanita atau laki-laki. Untuk Winda, pasien yang datang padanya Jumat Siang, tidak bermasalah dengan aura, baik di tubuh, kaki, tangan dan wajahnya. Menurutnya, Winda hanya mengalami gangguan di bagian rambutnya saja. Persoalan itu, dia menawarkan Winda mandi bunga untuk membuka auranya.

Winda, berdiskusi dengan wanita yang ternyata tantenya mengaku harus berangkat ke Jakarta sore ini. Jadi, dia tidak sempat mandi bunga. Kedua belah pihak, akhrinya membuat janji akan meneruskan pertemuan lain waktu. Winda percaya, dia sedang bermasalah dengan rambutnya, karena itu dia hanya tertawa terkekeh, ketika Icik menyinggung rambutnya. Dikatakan sedang bermasalah dengan keraguan antara lelaki masa lalu dan masa sekarang, dia tidak membantah. Icik juga menebak, Winda akan pergi jauh, ternyata dalam waktu dekat, dia berencana ke China.

Winda adalah 1 dari belasan pasien Icik Riri pada hari itu. Seorang pasien lainnya, Sari mengaku sudah beberapa kali datang ke tempat itu, untuk berkonsultasi tentang kecantikannya. Maksudnya, bukan kecantikan seperti di salon-salon yang hanya memoles fiski atau refleksi pijatan, melainkan secara ghaib, dengan membuka auranya. Katanya, sejak mandi bunga di tempat Icik, dia lebih pede (percaya diri) dan wajahnya lebih berseri.

Beberapa wanita, kebetulan hari itu tidak ada pria, ada yang baru pertama kali datang dan ‘mencoba’ membuka aura mereka, dengan bantuan Icik Riri. Icik Riri sendiri, adalah orang yang sangat mudah akrab dengan semua pasiennya. Dia membuka praktek di rumahnya, sejak 4 tahun lalu. 5 bulan terakhir, dia mendapatkan seorang ‘asisten’ yang tidak lain adalah anaknya sendiri, Desi Silvia Angraini. Meski baru berumur 13, perempuan hitam manis siswa kelas I SMP itu, tiba-tiba saja sudah memiliki ‘ilmu’ pengobatan itu.

“Saya tidak main-main, Desi tiba-tiba saja bisa. Seperti saya, ketika berumur 17 tahun, dan baru berani membantu orang 4 tahun lalu. Kebetulan, saat itu saya sakit, dan Desi dengan ajaib membantu saya. Kecantikan yang kita tawarkan disini, berbeda dengan di salon kecantikan. Ini hanyalah upaya untuk membantu seseorang membuka aura. Jadi, semua tergantung keinginan mereka. Kita hanya membantu dengan redha Allah,” tukas Icik yang juga seorang mualaf sejak mendapatkan ilmu itu.

Mandi membuka aura itu, kata Icik, tidak hanya membuat seseorang lebih cantik dari biasanya, bahkan setelah keluar dari salon sekalipun. Dengan mandi aura, juga dapat mengobati segala jenis penyakit. Yang paling dicari pasiennya adalah. dapat menunda proses penuaan atau membuat awet muda. Menenteramkan fikiran yang sedang kalut dan membantu segala keluhan karena perubahan alam.

“Mandi aura juga dapat mengharmoniskan keluarga yang bermasalah. Tapi, saya perlu pertegas, mandi aura bukanlah pengobatan tentang keluhan pria atau wanita tentang masalah seksual merereka. Yang dimaksud dengan membantu keharmonisan, adalah hubungan keluarga yang harmunis dari segi mental dan psikologis. Soalnya, saya banyak ditelepon, apakah bisa membantu memperkuat pria atau wanita,” kata Icik sembari tertawa di rumahnya yang selalu ramai di bantaran Batang Arau itu.

Menurutnya, pengobatan, meramal dan membuka aura yang dilakoninya itu tidaklah bersumber dari berbagai ilmu hitam atau sejenisnya. Dia menegaskan, kalau apa yang dilakoninya itu, semuanya bersumber dari Al Qur’an. “Saya dulu pernah belajar selama 1 tahun dengan orang yang lebih matang. Bersama guru saya itu, saya dibimbing untuk jadi lebih matang,” kata Icik yang tidak terlalu mementingkan biaya kepada seluruh pasiennya.

Bagi yang ingin mencoba, atau sekedar ngopi bareng bersama Icik Riri, dapat langsung datang ke tempat prakteknya di Jalan Subarang Palinggam Padang Selatan, mulia pukul 8.00 WIB hingga 17.00 WIB. Atau, bagi yang ragu dengan jadwal dan lokasi, dapat menghubungi terlebih dahulu melalui nomor telepon (0751) 8235138 atau ke nomor HP 081363741039. “Percayalah, tiada sesuatu yang tidak mungkin terjadi tanpa izin Allah,” tukasnya.(*)

3 thoughts on “Perempuan Pemburu Kecantikan

  1. cahpur berkata:

    sihir apapun bentuknya apapun namanya semua syirik.
    gaka ada manusia yang diberi pengetahuan tentang hal gaib.
    jika ada yang mampu itu jelas dari Jin, and semuanya jelas syirik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s