Jalan ke Akhirat Rusak Parah

Jalan RusakARAK-arakan jenazah ke tempat pemakaman umum (TPU) Aia Dingin sudah biasa ditingkahi bau busuk sampah dari tempat pembuangan akhir (TPA) yang berdekatan letaknya. Beberapa bulan terakhir ‘penderitaan’ mayat menuju ke lokasi diperparah dengan rusaknya jalan menuju TPU yang mulai dipadati kuburan itu. Tidak jarang, terjadi antrian panjang pada jalur perbukitan itu.

Minggu (6/7), seperti pantauan koran ini, beberapa mobil harus didorong karena tidak sanggup mendaki tanjakan yang terban karena banjir beberapa waktu lalu itu. Sebuah ambulan juga harus berjuang ekstra keras untuk melaju. Tidak hanya satu titik saja yang rusak, setidaknya ada 3 titik yang memaksa pengendara mobil dan motor harus super pelan. Menurut warga, jalan itu dibangun pertengahan 1990-an, jadi sudah wajar kalau rusak.

“Wah, jauh ya tempat pemakaman umum ini. Lebih jauh dari tempat pembuangan akhir sampah. Apalagi, jalannya rusak berat. Untung tidak hujan. Kalau hujan pasti sangat berbahaya bagi pengendara, tentunya mobil ambulance juga harus hati-hati,” ujar Al (25) seorang pelayat di lokasi tersebut.

Bujang warga setempat yang sehari-hari bekerja di TPA menyebutkan, sejak jalan itu dibangun beberapa tahun lalu, memang belum pernah diperbaiki oleh Pemko Padang. Katanya, jalan yang buruk itu tidak terlalu panjang. Jadi, tidak akan memakan dana yang banyak untuk kota ini. “Kami yang tinggal di sekitar sini juga berharap, jalan ini diperbaiki,” tukasnya yang juga kesal, karena parkir mobil yang berserakandi lokasi itu.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) H Ir Erfan Bahar yang dihubungi kemarin mengatakan, saat ini DKP masih terus berkoordinasi dengan Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) untuk memperbaiki jalan itu. Menurutnya, rusaknya jalan itu memang mengganggu para penyelenggara jenazah yang biasanya datang berombongan.

“Itu memang jadi kendala saat ini. Tidak hanya jalan yang rusak. Menjelang ke jembatan yang langsung terhubung ke TPU, juga ada jalan lebih dari 100 meter yang belum diaspal. Kami mengharapkan, selain memperbaiki jalan, Kimpraswil juga membuat jalan baru untuk kelengkapana 1 dari 3 TPU Padang ini,” ungkap Herfan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kimpraswil ini.

Kedepan, harapnya, 2 TPA yaitu Aia Dingin dan TPA Bunguih akan terus disempurnakan. Sedangkan TPA Tunggua Hitam sudah tidak dapat menampung mayat lagi. “Di Aia Dingin, kita memiliki total lahan 5 hektar, meski sebagian terlalu miring. Pada APBD Perubahan, kita juga akan mengusahakan membuat lahan parkir yang memadai,” tukasnya.

Kasubdin Jalan dan Jembatan Kimpraswil Kota Padang, H Afrizal BR membenarkan, DKP sudah mengajukan surat untuk perbaikan jalan itu 15 hari yang lalu. Katanya, karena perbaikan itu tidak banyak menggunakan anggaran, maka akan dimasukkan dalam anggran perawatan jalan saja.

“Rusaknya memang parah, tapi tidak panjang. Paling dananya tidak sampai Rp 50 juta. Dalam Bulan Juli ini, kita sudah dapat memperbaikinya. Tapi, untuk lapangan parkir dan tambahan jalan sekitar 100 meter, masih diusahakan. Kalau bisa pada APBD Perubahan kita masukkan anggarannya. Kalau tidak, pada APBD 2009 saja,” lanjutnya.(***)

One thought on “Jalan ke Akhirat Rusak Parah

  1. Wah akhirnya setelah sekian lama, reviandi bernyanyi juga..Plus dengan tampilan baru… Apakah dirimu sudah siap ke akhirat? He..He..Kok ada kuburannya..
    Tapi, memang betul sungguh kasihan orang yang sudah meninggal, kenapa masih dibuat susah dengan jalan “menuju akhirat” juga sulit, penuh lubang dan tanjakan…

    Semoga pak wali segera memperbaikinya…Atau bagus juga bagi calon wako dan wawako yang mau ngambil simpati masyarakat…
    Ajak vi para kandidit ke siti. Rancak bana..

    Sekalian mereka diingatkan bahwa mereka sewakti-waktu akan menuju ke akhirat juga..
    Jangan sekedar janji-janji manis menjelang Pilkada dan Pemiliu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s