PLN Digugat

Kalau Ada yang Membuat Pengaduan Tertulis

PlnTIDAK hanya masyarakat, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumbar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Padang juga mulai geram dengan ‘aksi’ byar pet semaunya yang dilakukan PLN. Kedua lembaga itu mengharapkan, masyarakat tidak sekedar mengeluhkan kondisi ini secara lisan, tapi juga membuat aksi nyata dalam bentuk pengaduan tertulis.

“PLN sudah keterlaluan dan bertindak tidak wajar lagi. Pemerintah Sumatera Barat dan Kabupaten/kota harus mendesak PLN agar tidak mematikan listrik seenak mereka. Meskipun sedang terjadi kekurangan energi, pemadaman jaman sampai berlangsung 2-3 kali dengan waktu 3-4 jam,” ujar Ketua YLKI Sumbar, Drs Dahnil Aswad MSi, yang dihubungi POSMETRO kemarin.


Senada dengan Dahnil, Direktur LBH Padang Alfon Kurnia Palma SH menyebutkan, PLN sudah melanggar UU No 22 Tahun 2004 tentang pelayanan konsumen. Dalam kasus ini, masyarakat sudah sangat dirugikan. Namun sayang, katanya, masyarakat hanya mengeluh tanpa tahu harus berbuat apa.

“Kami yakin, YLKI dan pers sudah mendapat banyak keluhan dari masyarakat untuk peristiwa ini. Kami di LBH memang terus mendapatkan laporan dan pengaduan-pengaduan lisan dari masyarakat ataupun lembaga yang merasa dirugikan. Sayangnya, tidak ada masyarakat yang membuat laporan tertulis,” tukas Alfon lagi.

Kedua lembaga ini sepakat, mereka akan melanjutkan pengaduan masyarakat itu sebagai gugatan class action. Masyarakat yang benar-benar dirugikan, baik secara ekonomi dan moril, dapat mengadukan langsung ke Kantor YLKI di Jalan Pemuda No 53 C/D, atau ke Kantor LBH Padang Komplek Asratek Ulak Karang Padang. Laporan itu harus dilengkapi dengan identitas dan bentuk kerugian.

Secara terpisa, YLKI dan LBH akan menindaklanjuti ke pengadilan. “Saya belum melihat ada unsur pidana pada UU itu. Jadi, class action ini hanya akan berujung, PLN harus memberikan ganti rugi atau konpensasi kepada pelanggan. Berapa besar dan bagaimana bentuknya, kita lihat saja nanti. Saat ini, di Sumatera Utara, gugatan class action ini sudah dimulai,” tukas Alvon.(***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s