Sengketa Pilkada Padang Dimulai

28 Lurah Dilaporkan ke Panwaslu

Murlis Muhammad Melapor k Pansawas PadangLEBIH dari 12 ribu dukungan pasangan calon perseorangan Drs Ibrahim dan Murlis Muhammad SH MM (IMAM) masih menumpuk di Sekretariat Panwaslu Kota Padang, Kamis (10/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Padahal, kemarin adalah waktu terakhir, para calon untuk memastikan dukungan mereka ke PPS dan KPU Kota Padang. IMAM kecewa, karena tidak ada satupun lurah yang mamu menandatangi surat keterangan tempat tinggal itu.

Cemas karena pukul 00.00 WIB, KPU menutup pengajuan dukungan, Murslis Muhammad melaporkan kejadian yang disebutkan merugikannya itu ke Panwaslu Kota Padang, Ketua Panwaslu Maulid Hariri Gani SSos MHum  dan Wakil Ketua Mahyuddin SAg langsung menerima laporan. Staf Pelaporan Suitono SH MH juga langsung mencatat laporan tersebut dengan nomor LP/05/Panwaslu-Pdg/VII/2008.


“Sampai kemarin (Rabu), tim kami masih mendapatkan tandatangan dari Sekretaris Kelurahan. Tapi, sekarang tiba-tiba tidak dapat lagi. Saya curiga, ada permainan di balik semua ini. Karena itu, saya secara langsung mendatangi Panwaslu untuk melaporkan kasus ini untuk ditindak,” ujar Murlis Muhammad yang datang bersama beberapa tim suksesnya ke Sekretariat Panwaslu Jalan Banda Puruih Padang Barat.

Menurut Murlis, ada 28 Kelurahan yang ‘menghalang-halanginya’ maju sebagai calon pemimpin kota ini. Seluruh dukungan yang belum ditandatangani itu, katanya, terdapat hanya di 3 Kecamatan, yaitu Padang Selatan, Bunguih Taluak Kabuang dan Lubuak Bagaluang. Murlis mengaku, dia melaporkan hal ini setelah melakukan koordinasi dengan Anggota KPU Kota Padang Boiziardi SH.

“Yang menjadi pertanyaan saya, kenapa lurah tidak mengizinkan sekretaris atau kepala seksinya untuk menandatangi surat keterangan yang tidak bersifat prinsip ini. Yang paling tahu masyarakat itu kan ketua RT, jadi lurah hanya menandatangani saja. Saat ini, seluruh lurah sedang ke luar kota,” kata Murlis yang mengaku, kalau tidak menggunakan dukungan yang belum ditandatangi ini, mereka baru mengumpulkan dukungan 23 ribu dari 27 ribu yang disyaratkan.

Meski belum mencukupi, IMAM tetap akan menyerahkan dukungan itu ke PPS dan KPU. Menurut Murlis, sengketa yang disampaikan ke Panwaslu Pilkada itu, tidak akan menghalami mereka untuk ke KPU. “Ini tidak akan membebani kok. Saya tetap optimis akan maju pada Pilkada mendatang. Karena Kota Padang harus berubah,” lanjutnya lagi.

Ketua Panwaslu Maulid Hariri Gani mengaku kesulitan untuk menindaklanjuti laporan IMAM ini. Katanya, laporan yang diberikan ke Panwaslu itu sudah dilakukan 2 hari sebelumnya. Lurah-lurah yang dilaporkan itu, ternyata tidak berada ditempat dan tidak memenuhi panggilan Panwaslu. “Mungkin Senin, kami akan memanggil lurah-lurah yang dilaporkan, karena mereka masih di luar kota,” kata Maulid.(***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s