Otak Atik dan Club Motor

Bisa Bikin Enjoy

Logo STEPDERUM mesin motor belum berhenti di sebuah rumah di Lubuak Bagaluang Padang. “Masih ada yang belum pas,” ujar seorang yang sedang sibuk mengotak atik mesin dan bergelimang oli hitam. Tidak beberapa lama, sebuah senyum sudah mengembang, dari seorang yang sering terlihat di tempat yang sangat bersih dan terkesan rapi.

Kejadian itu ditemui di setiap waktu liburan di rumah Anggota Komisi C DPRD Kota Padang Heri Ramadan BSc. Katanya, sejak 6 bulan terakhir, dia sedang gandrung mengotak-atik sepeda motor. “Ini mungkin karena BBM naik, sehingga lebih efisien naik motor,” kata Heri  yang berlatar belakang pendidikan bisnis ini. “Ah, tidak selamanya, bermotor harus orang teknik,” ungkapnya.

ThunderMenurutnya, kecintaan terhadap sepeda motor itu bukan sekedar karena ingin berhemat. Namun, ada kesan yang dirasakannya, saat berkumpul dengan sebuah kelompok sepeda motor atau motor cycle club. “Tapi bukan gank motor ya,” kata Heri yang masih terus didampingi seorang montir ‘beneran’ kalau sedang mengotak-atik motornya.

Setiap Malam Minggu tiba,  dengan Suzuki Thundernya, Heri Ramadan bergabung dengan beberapa rekannya dan berkonvoi di seputar Pantai Padang. Karena keseriusannya membina hubungan dengan sesama pemilik motor — terutama pemilik Suzuki Thunder, Heri dipercaya sebagai Ketua Kelompok Motor Suzuki Thunder Evolution Padang (STEP).

Katanya, sangat berat memikul beban sebagai ketua Kelompok Motor daripada organisasi kepemudaan. “Karena itu, saya selalu mengajak kawan-kawan di STEP untuk selalu membuat perubahan pada motor mereka. Dalam waktu dekat, motor saya akan ‘disulap seperti Motor GP (Grand Prix),” kata Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) ini.

Disinggung mengenai hobinya itu, Heri mengaku sedang mesra-mesranya. Tapi, kesibukan sebagai seorang wakil rakyat membuatnya kadang harus menunda otak-atik motor dan berkonvoi dengan rekan-rekan di STEP yang mencapai 100 anggota. Dia menyebutkan, mengotak-atik motor dan berkonvoi, akan membuat enjoy.

“Terakhir, kami merayakan HUT ke 1 di Pariaman dengan berbagai acara. Di sana, siapa motornya yang paling yahud akan dapat hadiah. Sayang, motor saya baru separo jadi,” tawa Heri mengakhiri.(***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s