Masih Saja Sampah

BELASAN kali mendapatkan prediket kota bersih yang ditandai dengan piala ataupun Plakat Adipura, belum menjadikan Kota Padang benar-benar bersih. Tengoklah di kiri dan kanan, pojok-pojok jalan sampah masih menghiasi kota ini. Anggaran kebersihan yang saban bulan dipungut bersama tagihan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), seakan tiada artinya.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang bertugas mengelola kebersihan kota, seakan tidak lagi sanggup menjelajahi sudut-sudut kota yang cukup lebar ini. 64 mobil pengangkut sampah — merek Kutama juga mulai kewalahan. Selain banyak yang tidak optimal, mobil-mobil buatan Cina itu diakui Kepala DKP H Ir Erfan Baha juga belum pernah diuji kelaikan jalannya atau di KIR.


Tempat pengumpulan sementara (TPS) sampah juga seperti tidak optimal. Bak-bak yang dulu sempat menjadi ikon, telah hilang ditelan waktu. Kondisinya sudah memiriskan dan tidak dapat digunakan. Masyarakat masih saja membuang sampah pada bekas bak yang telah hancur itu. Hasilnya, berserakanlah sisa-sisa konsumsi masyarakat itu kemana-mana. Soal bau (aroma), jangan ditanya.

Gantungan sampah berciri Rumah Gadang yang disebar, juga tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Konon, akhir-akhir ini, gantungan itu semakin menurun jumlahnya. Maklum, terbuat dari besi yang bisa diuangkan. Seperti yang pernah diwartakan koran ini, gantungan sampah menjadi target baru para pencuri. Hasilnya, kota ini tambah tidak bersih.

Ketiadaan TPS dan kerkurangnya gantungan sampah malah membingungkan masyarakat banyak. Mereka lebih memilih menjauhkan saja barang sisa atau bekas pakai itu ke tempat yang lebih jauh dari rumah mereka. Menumpuklah sampah-sampah itu dan menambah jelek wajah kota ini. Jangan tanya, bagaimana piala supremasi kebersihan itu dapat diraih Padang. Seluruh kota juga dinilai dengan metoda yang sama.

Saat melakukan pertemuan dengan Komisi C DPRD Kota Padang, DKP belum dapat mengungkapkan secara gamblang, apa yang menjadi masalah pada sistem kebersihan kota ini. DKP mengaku masih akan melakukan evaluasi dengan kelurahan. Hasil evaluasi, masih menunggu jawaban selanjutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s