PDI P dan PPP Daftarkan Caleg ABG

9 Parpol Tak Lengkapi 30 Persen Kuota Perempuan

PDI P PPPDUA orang anak baru gede (ABG) didaftarkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Sumbar dalam daftar calon anggota legislatif (Caleg) ke KPU Padang. Mereka adalah Adelia dan Vivia Sonita Dewi. Keduanya belum genap berusia 21 tahun sesuai ketentuan UU No 10 Tahun 2008 tentang Pemiluhan Umum (Pemilu).

Temuan itu disebutkan Koordinator Divisi Sosialisasi KPU, Husni Kamil Manik, Sabtu 23 Agustus, setelah melakukan verifikasi. “Mereka berusia dibawah 21 tahun.PPP juga mendaftarkan Mila Kurnia yang berumur sama,”ujar Husni.Husni mengakui temuan tiga caleg berusia dibawah umur yang disyaratkan UU itu, pihaknya telah menyurati pengurus Parpol untuk segera mungkin memperbaiki.

“Kalau tidak, atas nama UU nama caleg itu kita coret dari daftar caleg sementara yang diajukan parpol tersebut,’ujar Husni sembari menyebutkan masa perbaikan selama tiga hari sejak berkas di terima parpol.

Sementara dihubungi terpisah Sekretaris DPW PDIP Sumbar Alex Hendra Lukman menyatakan akan memperbaiki keteledoran partainya yang memasukan caleg dibawah usia yang ditentukan UU. “Kan masih tahap perbaikan, pasti kita perbaiki keteledoran tersebut,” ujarnya.

Selain menemukan calon berusia di bawah umur yang disyaratkan tersebut, KPU kata Husni, juga menemukan sembilan parpol yang tak memenuhi 30 persen kuota perempuan, yakni Hanura, Gerindra, PKB, PPP, PDIP, PBR, PPI, Partai Buruh dan PMB.

“Kemudian kita juga mengungkap satu caleg diajukan dua parpol, atas nama Mustafa Kamil yang diajukan Partai Hanura pada daerah pemilihan Sumbar empat dan nama tersebut juga diajukan Partai Kedaulatan pada daerah pemilihan yang sama,”ujarnya.

Selain itu, hasil verifikasi KPU Sumbar dikatakan Husni juga menemukan jumlah calon legislatif pada satu daerah pemilihan melebihi kuota 120 persen dari kursi yang diperebutkan. “Parpol yang berlebih menyerahkan calon legislatifnya itu PDIP dan PPP, jika tak diperbaiki kita juga akan melakukan pencoretan.”ujarnya.

Sementara dari berkas calon legislatif DPRD Provinsi Sumbar yang diajukan parpol, ternyata masih sekitar 55 persen diisi wajah baru, malah dari penelusuran jurnal nasional calon legislatif yang dulunya menjadi anggota DPRD periode 2009-2004 juga kembali muncul namanya didaftar calon legislatif yang diusul parpol, partai yang paling banyak mengakomodir mantan anggota DPRD tersebut Partai Golkar.

Selain itu, hasil verifikasi yang dilakukan KPU Sumbar, sebut Husni juga menemui kekeliruan dari Parpol. 9 Parpol dinyatakan tidak memenuhi syarat pengajuan Caleg 30 persen. Parpol itu adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), PDI P, Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Buruh dan Partai Matahari Bangsa (PMB).

“Seorang Caleg juga ditemukan didaftarkan oleh Parpol berbeda,” tukas Husni. Dia adalah Drs Mustofa Kamil MPd. Pria itu diajukan oleh Partai Hanura dan Partai Kedaulatan. “Selain melakukan perbaikan atas hasil verifikasi, Parpol  juga bisa melakukan perubahan nomor urut Caleg pada Dapil yang ada. Sedangkan perubahan setelah DCS (daftar Caleg sementara) diumumkan ke publik, lebih didasarkan kepada tanggapan masyarakat.”(*)