Calon Walikota Tak Boleh Mundur

Calon 2KETUA Pokja Pencalonan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Boiziardi AS SH menegaskan, ke 6 pasang Calon Kepala Daerah Kota Padang tidak ada yang dapat mengundurkan diri tanpa akibat atau sanksi. Ada sanksi berbeda bagi pasangan perseorangan dan pasangan calon yang diusung Parpol, ketika mengundurkan diri.

“Bagi calon Parpol tidak dapat lagi mengganti pasangan sejak 23 Agustus lalu, atau perbaikan berkas calon. Kecuali, kalau dia berhalangan tetap,” ujar Boiziardi, Selasa (2/9) di kantor KPU Padang Astratek Ulak Karang. “Seperti meninggal, sakit keras (dibuktikan surat keterangan dokter) dan sakit jiwa atau gila (dibuktikan surat keterangan dokter) sampai penetapan calon.”


Kalaupun ada pasangan yang nekad mundur, lanjutnya, calon Parpol tidak akan diberikan sanksi, kecuali tidak diikutkan lagi dalam pemilihan. “Namun, kalau ada satu orang yang mundur, maka Parpol tidak dibenerkan lagi untuk mengganti pasangannya. Karena masa perbaikan, atau pergantian sudah selesai,” kata Boi bersama Anggota KPU Yuliwan Rajo Ameh.

Berbeda dengan pasangan calon perseorangan. KPU sudah menyebutkan sejak awal, setelah penetapan calon dan penetapan nomor urut 8 September, calon yang mengundurkan diri akan didenda Rp 20 miliar — sesuai UU No 10 Tahun 2008.  “Jadi, kalau mau mundur, masih bisa dari sekarang sampai ditetapkan,” kata Boi serius.

Masih Periksa Berkas

Sejak 23 Agustus hingga 4 September 2008, KPU Padang masih memeriksa kelengkapan berkas calon dan melakukan verifikasi. Untuk daftar harta kekayaan dari KPK (Komisi Pemberatas Korupsi), kata Boiziardi, KPU Padang masih menunggu hasilnya dari KPK. “Masih seperti kemarin. Surat KPK yang sampai baru untuk Muchlis Sani,” katanya.

Setelah melakukan verifikasi ijazah, domisili, surat keterangan dari atasan dan sebagainya, KPU Padang menjadwalkan 4 September untuk melakukan rapat pleno. Dari pleno itulah, KPU akan memastikan, siapa saja calon yang dapat melaju ke Pilkada 23 Oktober mendatang. “Setelah ditetapkan, KPU juga menjadwalkan pengambilan nomor urut pasangan calon 8 September di Gedung Bagindo Aziz Chan,” pungkasnya.(*)

2 thoughts on “Calon Walikota Tak Boleh Mundur

  1. kalau benar-benar punya bekal untuk memimpin kota ini dengan ikhlas, tak mesti mundur. andai pun kelak, kalah, kalahlah dengan bermartabat. setidaknya, dikau (tepatnya: keenam pasangan calon) pernah berniat guna menjadikan kota padang lebih baik. atau setidak-tidaknya lagi, dikau pernah berniat menjadikan keturunanmu lebih bergengsi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s