KPU Temukan 3000 Surat Suara Cacat

Yuliwan : Tidak Perlu Menambah Cetak

Setelah selesai melakukan pemeriksaan surat suara untuk Pilkada Kota Padang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang menemukan 3000 surat suara yang cacat. Jumlah didapat saat melakukan pelipatan surat suara di Aula Kantor KPU Sumbar di Jalan Pramuka Padang. Menurut Ketua Pokja Logistik KPU Padang Yuliwan Rajo Ameh, jumlah tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan Pilkada.

“Jumlah itu hanya 0,53 persen dari total surat suara yang dikirim sebesar, yaitu 552.500. Jadi, KPU Padang tidak perlu melakukan penambahan surat suara baru, untuk mendistribusikannya ke 1487 TPS (tempat pemungutan suara) dan 6 TPS khusus,” ujar Yuliwan Rajo Ameh, Selasa (14/10) di sekretariat KPU Padang Jalan Palembang Nomor 19 Komplek Asratek Ulak Karang Kecamatan Padang Utara.

Seperti yang disebutkannya saat keluarga besar KPU Padang yang terdiri dari pegawai sekretariat, KPPS, PPS dan PPK melakukan pelipatan surat suara pekan lalu, KPU tidak menggunakan surat suara yang kabur, hanya tercetak sebelah, ada huruf yang hilang, robek dan kondisi yang membuat surat suara tidak lagi sesuai dengan yang disyaratkan UU No 12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Derah dan Peraturan KPU No 15 Tahun 2008.

Khusus di masing-masing TPS, sesuai peraturan, KPU Padang tetap melebihkan 2,5 persen surat suara dari daftar pemilih. Rata-rata, untuk satu TPS, terdapat 500 orang pemilih. “Gunanya dilebihkan adalah, kalau ada pemilih yang salah mencoblos. Mereka boleh mengulanginya maksimal 1 kali saja. Kegunaan lainnya, untuk mengantisipasi pemilih pindahan atau petugas yang sedang bertugas saat itu,” ujar Yuliwan lagi.

Logistik Sudah Disebar
 
Lebih dari setengah logistik Pilkada Kota Padang sudah sampai di tingkat panitia pemungutan suara kecamatan (PPK).  Yuliwan Rajo Ameh menyebutkan logistik untuk 6 dari 11 kecamatan sudah sampai ke PPK masing-masing. Dalam dua hari ini, seluruh logistik tersebut sudah sampai di tingkat kecamatan.

“Kami telah membagi 5 tim sesuai dengan 5 daerah pemilihan (Dapil) Pemilu untuk memudahkan kinerja pendistribusian. Adapun yang sudah didistribusikan adalah peralatan di TPS, seperti kotak suara, tinta dan bilik suara,” pungkas Yuliwan. “Sedangkan surat suara, kartu pemilih segera menyusul. Untuk undangan ke TPS, adalah kewenangan petugas KPPS di masing-masing TPS untuk membagikannya.”

Simulasi dan Sosialisasi Terus Digelar

Untuk memaksimalkan datangnya pemilih ke TPS, hingga H – 9 kemarin, KPU Padang masih terus melakukan sosialisasi dan simulasi Pilkada Kota Padang ke tengah masyarakat. Kemarin, kata Kordiv Sosialisasi KPU Padang Yosrizal Effendi, KPU melakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada PPS dan KPPS.

“Besok (hari ini,red) kita akan melakukan sosialisasi dan simulasi Pilkada untuk penyandang cacat — terutama yang tuna netra. Dari informasi yang didapat dari perkumpulan penyandang cacat mata tersebut, jumlah mereka mencapai 1000 orang,” kata Yosrizal. “Sayang, kalau mereka tidak diakomodir dalam Pilkada Kota Padang ini. Hingga hari-hari terakhir, KPU akan terus melakukan sosialisai dan simulasi.”(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s