Psikotropika dan Suara Rakyat

* Ketika Ketua REI/Calon DPD Ditangkap

PilAPAKAH yang menjadi alasan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ir Johny Hallim Ja’far menggunakan zat psikotropika masih menjadi tanda tanya. ‘Kegagalan’ melaju ke Senayan mungkin bisa disebut sebagai salah satu ‘alternatif’ alasan. KPU memastikan, Johny bukan satu dari 4 ‘senator’ yang lolos.

Dari data yang dihimpun pada hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPU Sumbar, Johny yang juga Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumbar ini hanya mengantongi 32.667 suara saja. Jauh tertinggal dari peringkat pertama Irman Gusman 293.070, Emma Yohanna (203.587), Riza Falepi ST MT 152.475 dan Alirman Sori SH MHum (95.113).

Sebuah pertanyaan mungkin bisa dilayangkan, ketika kita melihat waktu tertangkapnya Johny oleh Satuan Narkoba Polsek Metro Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (19/4) lalu. Apakah saat ditangkap dia memang sudah mengetahui jumlah suaranya atau tidak, belum ada yang berhasil menguaknya. Yang jelas, hari itu, proses penghitungan suara masih berada di tingkat KPU kabupaten/kota.

Namun, dari informasi yang diberikan Polsek Metro setempat, saat itu (tertangkap-red) Johny mengaku ingin bersantai. Dia hanya menyebut terkait jabatannya sebagai ketua REI Sumbar dan calo DPD Sumbar, tak menyinggung soal peluang. Informasi itu juga menceritakan, Johny hanya ‘ketiban’ apes, karena kebetulan dicegat oleh polisi ketika ingin ‘jogging’ di sebuah diskotek ibu kota.

Dari analisa koran ini, Johny yang merupakan putra asli Kuranji, Kota Padang ini memang mendapatkan suara cukup tinggi di ibu kota Sumbar itu. Tercatat, dia mendapatkan dukungan mencapai 11.473 suara. Artinya, hanya 5 calon saja yang mampu mengunggulinya di sana, Irman Gusman (93.857), Emma Yohanna (35.262), Riza Falepi (34.507), Patrialis Akbar (22.232) dan Afrizal (21.890).

Adapun ‘peta’ dukungan suara bagi Johny Halim di Kota Padang didominasi oleh Kecamatan Kuranji (5.381), Nangalo (2.380) dan Koto Tangah (1.074). Tiga kecamatan ini diyakini menjadi alasan dukungan, karena dekat dengan kediaman Johny dan Kantor DPD REI Sumbar, By Pass, Kuranji Padang. Di kecamatan lain, suara Johny tidak seberapa. Paling rendah 46 suara di Bunguih Taluak Kabuang.

Di kabupaten/kota lain, suara pria yang aktif dalam membangun perekonomian nelayan ini juga tidak terlalu besar. Dia hanya mendakatkan dukungan 3.5587 di Padangpariaman dan 2.117 di Kabupaten Agam. Selain itu, Johny hanya mengantongi suara tidak lebih dari 1.500 di kabupaten kota lain. Bahkan, di Kota Solok dia hanya didukung 152 suara saja.

Dengan dukungan itu, Johny sebenarnya masih mendapat tempat di hati masyarakat saat ini. Bagaimana dia bisa ‘terjebak’ dengan dunia psikotropika itu, memang masih sulit untuk memastikannya. Yang jelas, harapan untuk melaju bagi Johny ke Senayan telah kandas. Dia harus mempertanggung jawabkan hari-harinya di kepolisian, kejaksaan dan pengadilan.

Koordiv Sosialisasi KPU Sumbar Husni Kamil Manik SP mengaku kecewa dengan tertangkapnya seorang calon wakil rakyat itu. Namun, dia menegaskan, meski tengah bermasalah dan diproses hukum, tidak membuat suara yang didapatkan Johny hangus atau tidak dihitung lagi.

“Kalau pun dia menjadi calon yang terpilih, otomatis dia akan tetap dilantik sebagai anggota DPD RI. Namun, tidak proses hukum akan tetap dilanjutkan. Sesuai peraturan, ancaman hukuman di bawah 5 tahun tidak akan mempengaruhi proses pelantikan. Jadi, tidak ada masalah,” sebut Husni di Kantor KPU Sumbar.

Sesuai Pasal 85 Ayat 1 (a) UU No 22 Tahun 1997 dikatakan, menggunakan narkotika golongan I (termasuk ekstasi) bagi dirinya sendiri,dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun. Bagaimana proses hukum selanjutnya bagi Johny, kita lihat saja. (***)

One thought on “Psikotropika dan Suara Rakyat

  1. Evidently condition the volume of sq footage available for you.
    Commercial real-estate can be analyzed by its usable square footage, which happens to be
    in which organization would happen. Other measurements could entail uninhabitable areas
    and surfaces. It’s smart to determine utilizing each techniques to stay away from slow downs during this process.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s