Masa Silam dan Masa Depan

Kemajuan bukanlah semata-mata perbaikan dari masa silam, kemajuan adalah bergerak maju menuju masa depan. (Kahlil Gibran)

Sosok Kahlil Gibran (KG) masih menyisakan cerita di balik kisah-kisah masa lalulu. Meski tak sanggup, meski hanya membeli romannya di toko buku masa itu, aku selalu mendapatkan “fatwa-fatwa” masa depan dan cinta KG — setidaknya dari bacaan yang tersedia di Perpustakaan Daerah Sumbar. (kini masih hancur oleh gempa).

Jadi, lama tak membuka file-file tentang KG, membuat sebuah kerinduan sendiri di hati. Sebuah kutipan sengaja mengawali catatan blog yang sudah lama “terlupakan” ini. Perbaikan masa silam memang menjadi target utama yang kulakukan akhir-akhir ini. Lambannya gerakan pemikiran, membuatku kian tertinggal jauh oleh jaman. Tapi, semoga tak lagi menjadikan aku sebagai orang yang membelakangi kehidupan.

Mungkin, tak bijak juga, kalau menyebut aku telah memperbaiki masa silam yang penuh dengan khilaf. Paling tidak, aku telah mencoba. Mencoba memperbaikinya dengan segala kebaikan. Kini, saatnya untuk bergerak menuju masa depan — tentunya yang lebih baik. Tapi, sebuah perjuangan yang mungkin bisa melemparku ke mada depan yang lebih baik, bakal segera diselesaikan dengan cepat. (***)

 

Tags:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s