Bank Nagari dan PT Semen Padang Bersinergi

Tandatangani MoU, untuk Kepentingan Masyarakat

DUA badan usaha plat merah terbesar di Sumbar menjalin kerja sama, Selasa (23/10), untuk tiga program sekaligus. PT Semen Padang, sebagai BUMN terbesar di Sumbar, menjalin memorandum of understanding (MoU) dengan BUMD terbesar di Sumbar, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau Bank Nagari.

Penandatanganan, langsung di-handle, direktur utama masing-masing perusahan. Direktur Utama PT Semen Padang Munadi Arifin, dan Direktur Utama Bank Nagari Suryadi Asmi. Tiga program kerja sama yang ditandatangani di Wisma Indarung PT Semen Padang itu, penyaluran kredit investasi Bank Nagari untuk Semen Padang Hospital senilai Rp40 miliar, pengelolaan cash management system, serta penyaluran dana program kemitraan (corporate social responsibility/CSR) PT Semen Padang.

Suryadi Asmi mengaku sangat terharu dengan terjadinya kerja sama yang saling menguntungkan ini. Karena awalnya mereka berpikir, dari kacamata masyarakat dan pemerintah, tentunya mempunyai harapan yang besar kepada Bank Nagari, sebagai entitas bisnis yang besar di Sumbar dan mampu bersinergi dengan baik dengan semua elemen.

“Secara tidak langsung, Bank Nagari dan PT SP sudah memulai kerja sama sejak lama, dan saat ini ingin ditingkatkan lagi. Dengan aset yang sudah mencapai Rp14,9 triliun, dan mampu menyalurkan kredit Rp10,5 triliun, serta menghimpun dana masyarakat Rp11,4 triliun, kami yakin, Bank Nagari, sangat tepat dipercaya PT SP,” kata Suryadi didampingi Direktur Umum Amrel Amir, dan Direktur Kepatuhan Yohanes, serta Sekretaris Perusahaan Mardiyah, dan Tasman (Humas).Menurutnya, kerja sama, ini, tentu akan diperkuat dengan jaminan dari fasilitas, atau infrastruktur yang ada di Bank Nagari, terdiri dari 31 kantor cabang, 41 cabang pemabntu, 30 kantor kas, atau lebih dari 100 jaringan di seluruh SUmbar, serta Pekanbaru, Jakarta dan Bandung.

“Jaringan kami, tentu sangat erat kaitannya dengan bisnis Semen padang. Kalau dipadukan, tentu akan lebih baik dan menghasilkan hal yang luar biasa. Karena, kami juga telah memiliki kantor di daerah perbatasan Sumbar, seperti  Pangkalan berbatas dengan Riau, Kotobaru Dharmasraya (Jambi), Tapan (Jambi), Silaut (Bengkulu), dan di Muarolabuh, dan Tapus (Sumut). Kita berada di semua penjuru angina,” katanya.

Di masa depan, kami berharap kerja sama bisa ditingkatkan, seperti mengikutsertakan Bank Nagari dalam pembiayaan proyek-proyek PT Semen Padang. Walaupun jumlahnya sangat besar, katanya, Bank Nagari yakin bisa “sato sakaki”. “Kalau perlu, kami juga ikut dalam proyek Indarung IV,” kata Suryadi yang mengaku turut bahagia, ketika MoU pendanaan pembangunan Semen Padang Hospital terealisasi dan menyebut cahs management system, perlu ditingkatkan.

Khusus CSR PTSP, katanya, Bank Nagari bersyukur dilibatkan, Karna, selama ini peranan Bank Nagari telah terbukti untuk menggerakkan ekonomi. Bank Nagari sudah berperan ke situ, dan akan lebih memberikan arti kepada masyarakat Sumbar. Saat ini, katanya, dari data yang ada 99,9 persen usaha di SUmbar teridir dari UMKM, sedang kurang dari 1 persen yang corporate. Seperti diketahui,  97 persen dari fortopolio kredit Bank Nagari, untuk sector UMKM.

“Kami sudah berpengalaman dalam penyaluran dana bergulir atau revolving found, kepada masyarakat di pertanian, perkebunan, nelayan dan lainnya. Jadi, penyaluran dana CSR PT SP bukan hal yang baru. Tentunya, kami berharap, kepada jajaran Bank Nagari untuk meningkatkan dan men-folow up apa yang ditandatangani hari ini,” katanya.

Dirut PT SP Munadi Arifin menyebutkan, pengerjan fisik Semen Padang Hospital sudah dapat dikatakan selesai 95 persen, dan telah menelan anggaran Rp200 miliar. Selanjutnya, untuk tahap finishing, berupa peralatan, menbutuhkan tambahan dana sekitar Rp40 miliar dan akhirya mendapatkan kesepakatan dengan Bank Nagari untuk bangunan 7 lantai ini.

“Kami menyebut,  kerja sama ini sebagai dua pilar bersinergi, untuk terhimpun secara bersama-sama. Di samping untuk kemajuan perusahaan, juga untuk masyarakat. Karena itulah, kami menggandeng Bank Nagari untuk  penyelesaian dana tahap akhir,” katanya, didampingi Harmen A Nashar, Ketua Yayasan Semen Padang.

Munadi berharap, dengan adanya kesepakatan, dari Bank Nagari terjadi percepatan beroperasinya pelayanan rumah sakit. Sebagaimana tujuannya, untuk menjadi rumah sakit andalan, rujukan dan memiliki nama yang bagus. Selanjutnya, tentu dapat dikembangkan.

“Untuk kegiatan operasional Semen Padang, kerja sama cash management system sangat diperlukan. Begitu juga untuk penyaluran dana kemitraan. Sebagai perusahaan plat merah, kami sama punya tanggung jawab, menyebarkannya ke semua pelosok. Bank Nagari, kami anggap sangat penting, dengan bantuan BN, kemitraan bisa mencapai sasaran, dan diperluas. Karena BN punya  jaringan yang kuat,” katanya.

Menurut Munadi, CSR bukan hanya sekadar penyaluran, tapi bermanfaat dan berarti bagi UMKM. “Kami berharap, kerja sama dapat dukungan semua lapisan. Tidak hanya Bank Nagari saja, tapi masyarakat pelaku ekonomi. Hubungan bisnis bisa berkembang dengan baik. Kami merasa terbantu, memudahkan operasional, kegiatan, dan sistem lainnya,” katanya. (reviandi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s