Korban Gempa Rusak Ringan di Padang Disediakan Rp37 Miliar

GambarKABAR gembira bagi korban gempa 2009 yang rumahnya masuk daftar penerima bantuan kategori rusak ringan (RR). Pada APBD 2013, Pemko sudah memasukkan anggaran sebesar Rp37 miliar.

”Pak Wako (Fauzi Bahar) sudah menekankan, dana rusak ringan akan diakomodir pada tahun depan. Jadi, usai KUA PPAS 2013, sudah dimasukkan. Kita berharap dana tersebut dapat disahkan dan disalurkan,” kata Wawako Padang Mahyeldi, usai Sidang Paripurna DPRD Padang tentang Penyampaian RAPBD 2013 dan Nota Keuangan, Senin (12/11).

Menurut informasi, bantuan bencana untuk rusak ringan itu senilai Rp37 miliar itu diperuntukkan bagi 37.000 korban rusak ringan terdata. “Ini murni dana APBD kita. Dananya nanti kita salurkan kepada SKPD. Namun belum dipastikan apakah ke BPBD atau ke Dinas PU melalui PJOK,” kata Mahyeldi yang datang ke DPRD menggantikan Fauzi Bahar.

Disinggung BPBD yang akan menyalurkan, Mahyeldi menyebutkan, BPBD itu, sudah digabung dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Karena, seluruh anggaran 2013, disusun berdasarkan SOTK (Satuan Organisasi Tata Kerja) baru. “Nah karena ini anggaran kota, tentu kita yang menyalurkannya,” kata Mahyeldi.Ketua Fraksi Partai Demokrat Erison menyebut, DPRD tidak akan mempersoalkan jika pemko memasukkan Rp37 miliar pada APBD. DPRD tidak ingin penyaluran dana malah memancing kisruh.

“Untuk pencairan itu kita butuh data valid, by name by address (sesuai nama dan alamat). Kalau tidak ada kejelasan, ke mana dana dibayar, tentu kita tidak akan kabulkan” kata anggota Komisi III ini.

gembira bagi korban gempa 2009 yang rumahnya masuk daftar penerima bantuan kategori rusak ringan (RR). Pada APBD 2013, Pemko sudah memasukkan anggaran sebesar Rp37 miliar.

”Pak Wako (Fauzi Bahar) sudah menekankan, dana rusak ringan akan diakomodir pada tahun depan. Jadi, usai KUA PPAS 2013, sudah dimasukkan. Kita berharap dana tersebut dapat disahkan dan disalurkan,” kata Wawako Padang Mahyeldi, usai Sidang Paripurna DPRD Padang tentang Penyampaian RAPBD 2013 dan Nota Keuangan, Senin (12/11).

Menurut informasi, bantuan bencana untuk rusak ringan itu senilai Rp37 miliar itu diperuntukkan bagi 37.000 korban rusak ringan terdata. “Ini murni dana APBD kita. Dananya nanti kita salurkan kepada SKPD. Namun belum dipastikan apakah ke BPBD atau ke Dinas PU melalui PJOK,” kata Mahyeldi yang datang ke DPRD menggantikan Fauzi Bahar.

Disinggung BPBD yang akan menyalurkan, Mahyeldi menyebutkan, BPBD itu, sudah digabung dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Karena, seluruh anggaran 2013, disusun berdasarkan SOTK (Satuan Organisasi Tata Kerja) baru. “Nah karena ini anggaran kota, tentu kita yang menyalurkannya,” kata Mahyeldi.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Erison menyebut, DPRD tidak akan mempersoalkan jika pemko memasukkan Rp37 miliar pada APBD. DPRD tidak ingin penyaluran dana malah memancing kisruh.

“Untuk pencairan itu kita butuh data valid, by name by address (sesuai nama dan alamat). Kalau tidak ada kejelasan, ke mana dana dibayar, tentu kita tidak akan kabulkan” kata anggota Komisi III ini. (rvi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s